Link Phising Tangerang untuk Mencuri Data
📅 Senin, 27 Okt 2025, 01:15 WIB | Oleh: Aloysius Widiyatmaka
Doc: ANTARA/HO-Pemkot Tangerang
TANGERANG – Serangan ling phising di daerah Tangerang, sebenarnya hanya modus lain untuk mencuri data. Untuk itu, Masyarakat Kota Tangerang, Banten diimbau mewaspadai link phising atau tautan palsu. Tautan palsu memiliki ciri-ciri, di antaranya, mendesak pengguna untuk segera mengklik tautan. Kalimat yang digunakan seperti “Segera verifikasi atau akun Anda akan diblokir.”
“Link phising dapat mencuri data pribadi pengguna internet. Waspadai adanya pengiriman tautan yang dapat mencuri data pribadi kita,” kata Kepala Diskominfo Kota Tangerang Mugiya Wardhany di Tangerang, Minggu. Dia mengatakan link phising biasanya dibuat sangat mirip dengan situs resmi. Tujuannya untuk mengelabui pengguna agar tanpa sadar memberikan informasi penting, seperti kata sandi, PIN atau nomor rekening.
“Karena itu, masyarakat harus lebih berhati-hati sebelum mengklik tautan apa pun,” kata Mugiya dalam keterangannya. Dia menjelaskan, maraknya kasus pencurian data pribadi di dunia digital disebabkan masih rendahnya kewaspadaan pengguna dalam memeriksa keaslian tautan atau pesan yang mereka terima. Maka, kegiatan edukasi literasi digital yang dilakukan Diskominfo Kota Tangerang bertujuan agar masyarakat terhindar dari potensi kejahatan siber.
“Kami tidak hanya mengandalkan sistem keamanan pemerintah, tapi juga ingin membangun kesadaran bersama. Perlindungan data pribadi dimulai dari kebiasaan pengguna itu sendiri,” imbuhnya. Menurut Mugiya, edukasi keamanan digital menjadi bagian dari komitmen Pemkot Tangerang dalam melindungi warganya di ruang siber. Hal ini terutama di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat.
Selain itu, masyarakat juga diajak untuk tidak membagikan data pribadi kepada pihak yang tidak dikenal. Kemudian, segera melaporkan situs atau akun mencurigakan melalui kanal aduan resmi. “Kalau ada tautan yang mencurigakan, jangan langsung klik. Pastikan alamat situsnya benar dan aman,” katanya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, ciri link phising yang wajib diwaspadai adalah alamat situs mencurigakan, menggunakan ejaan yang mirip situs resmi, namun dengan tambahan karakter atau huruf. Mereka biasanya juga minta data pribadi secara langsung seperti password, OTP atau nomor kartu identitas. Tampilan situs tidak profesional, berisi banyak kesalahan penulisan atau gambar buram.
Tidak menggunakan protokol keamanan HTTPS di awal tautan. Menawarkan hadiah atau promosi tidak masuk akal seperti undian palsu. Phising berasal dari pengirim tidak dikenal baik melalui pesan teks, email, atau media sosial.
Usaha Kecil
Sebaiknya Anda baca juga:
Sementara itu, Kota Tangerang juga mempunyai pekerjaan lain. Salah satunya pemberdayaan usaha kecil. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan kehadiran koperasi kelurahan merah putih (KKMP) banyak memberdayakan pelaku usaha kecil. Selain itu, juga menumbuhkan semangat gotong royong dalam membangun kesejahteraan bersama.
“Keberadaan koperasi tingkat kelurahan merupakan sarana nyata untuk memperkuat solidaritas sosial, menumbuhkan semangat gotong royong, serta meningkatkan kesejahteraan bersama,” kata Wali Kota Sachrudin di Tangerang, Minggu. Pernyataan Sachrudin ini terkait diresmikannya Koperasi Kelurahan Merah Putih Poris Plawad Utara (KKMP PPU) di Kecamatan Cipondoh. Dia menuturkan, pemkot terus berkomitmen memperkuat ekonomi berbasis komunitas melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat, salah satunya melalui pembentukan KKMP.
Wali Kota mengajak masyarakat, khususnya warga Kelurahan Poris Plawad Utara, untuk bergabung menjadi anggota koperasi. Partisipasi aktif warga akan memperkuat perputaran ekonomi lokal dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!