Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkot Makassar dan DPRD Perkuat Keberadaan Pesantren

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 09:42 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkot Makassar dan DPRD Perkuat Keberadaan Pesantren Doc: ANTARA
Ket. Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin saat mengikuti rapat paripurna DPRD Makassar membahas Ranperda tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren yang dilaksanakan secara virtual di Makassar, Rabu (22/1//2025).

MAKASSAR – Pemerintah Kota Makassar berupaya memperkuat keberadaan pesantren setelah DPRD Makassar, Sulawesi Selatan, rdengan menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Fasilitas Penyelenggaraan Pesantren.

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, di Makassar, Rabu (22/10), mengatakan keberadaan regulasi itu merupakan bentuk komitmen bersama dalam memberi pengakuan sekaligus dukungan nyata terhadap pesantren sebagai lembaga pendidikan yang memiliki kontribusi besar bagi bangsa.

"Pemerintah Kota Makassar menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif dalam menyusun Ranperda ini," ujarnya.

Munafri Arifuddin mengatakan pesantren telah lama menjadi wadah pembentukan generasi bangsa yang berakhlak mulia, berilmu, dan berdaya saing.

Dia berharap, ke depan hubungan kemitraan antara Pemkot Makassar dan lembaga pesantren menjadi semakin kuat dan produktif demi mewujudkan masyarakat yang unggul dalam ilmu, luhur dalam akhlak, dan berdaya dalam kehidupan.

"Pemkot Makassar siap terlibat aktif dalam proses pembahasan Ranperda ini. Kolaborasi bersama DPRD penting agar produk hukum yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab kebutuhan dunia pesantren secara konkret," katanya.

Munafri menyatakan kesiapan Pemerintah Kota Makassar untuk menindaklanjuti pembahasan Perda itu secara konstruktif bersama DPRD.

Ia menekankan bahwa pesantren tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi memiliki kontribusi lebih luas sebagai pusat dakwah, pemberdayaan masyarakat, serta benteng moral di tengah tantangan zaman.

"Di Makassar sendiri, keberadaan pesantren telah memberi ruang tumbuhnya tradisi keislaman yang moderat, inklusif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi serta ilmu pengetahuan," tuturnya.

Meski demikian, ia mengakui masih terdapat sejumlah persoalan yang dihadapi pesantren saat ini.

"Masih ada tantangan yang harus kita jawab bersama, seperti keterbatasan infrastruktur, akses terhadap pendanaan publik, pembinaan manajerial, hingga sinergi lintas sektor yang belum optimal," ucapnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

SMAN 3 Kota Sorong Terima Pendaftar SPMB Capai 636 Orang

41 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
SMAN 3 Kota Sorong Terima P...
  • Bukan Sekadar Pesta Budaya, Festival Tabut 2026 Ditarget Dongkrak Kas Daerah
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
  • 5 Pengelola Wisata Pantai di Tulungagung Stop Tarik Retribusi, Ada Apa Ya?
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
  • Iran Kembali akan Tutup Selat Hormuz sebagai Protes Serangan Israel di Lebanon
    Preview komentar:
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
    Cara menghubungi call center KrediOne: Hubungi call center ...
Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

Jadi Tersangka, Roy Suryo dan Tifa Jatuh Sakit, Dirawat Inap di RS Polri

20 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.