Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kabar Gembira, 37 Ribu Turis Asing Serbu Jabar Dengan Kereta

📅 Minggu, 02 Agu 2026, 02:00 WIB | Oleh:
Kabar Gembira, 37 Ribu Turis Asing Serbu Jabar Dengan Kereta Doc: Antara foto/HO Daop 2 Bandung
Ket. Turis asing tiba di Stasiun Bandung, Jawa Barat.

BANDUNG - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat sepanjang Semester I 2026 (Januari-Juni), sebanyak 37.367 Warga Negara Asing (WNA) memanfaatkan layanan kereta api dari berbagai stasiun di wilayah operasi mereka untuk mengunjungi destinasi wisata unggulan Jabar.

Manajer Humas KAI Daop 2 Bandung Kuswardojo di Bandung, Sabtu, mengatakan Stasiun Bandung mengukuhkan dominasinya sebagai simpul keberangkatan dan kedatangan paling favorit bagi turis internasional dengan 28.078 penumpang WNA, atau menyumbang porsi hingga 75 persen dari total penumpang asing.

Posisi berikutnya ditempati oleh Stasiun Kiaracondong yang mencatatkan 2.018 penumpang WNA, serta Stasiun Tasikmalaya sebanyak 1.351 pelanggan WNA.

Dia mengungkapkan bahwa tingginya antusiasme wisatawan asing menunjukkan semakin kuatnya kepercayaan publik internasional terhadap aspek keselamatan, keamanan, ketepatan waktu, hingga pengalaman menikmati pemandangan alam (scenery) di sepanjang jalur Priangan.

"Kereta api kini tidak hanya menjadi sarana transportasi masyarakat, tetapi juga menjadi pilihan utama wisatawan mancanegara yang ingin menikmati perjalanan dengan aman, nyaman, tepat waktu, sekaligus menikmati panorama alam sepanjang jalur kereta api. Peningkatan jumlah pelanggan WNA ini menunjukkan bahwa layanan KAI semakin dipercaya oleh wisatawan internasional," ujar Kuswardojo.

Ia menambahkan, tingginya angka pergerakan turis di Stasiun Kiaracondong dan Tasikmalaya menjadi indikator bahwa sebaran destinasi wisata kawasan Priangan makin diminati oleh turis manca negara.

Guna mendukung kemudahan mobilitas turis asing, KAI terus memperkuat integrasi layanan digital mulai dari sistem pemesanan tiket online, fleksibilitas metode pembayaran, hingga modernisasi fasilitas stasiun yang makin ramah pelanggan.

"KAI terus melakukan berbagai inovasi layanan agar pengalaman kereta, termasuk wisatawan mancanegara, semakin mudah dan menyenangkan. Kami berharap kereta api dapat terus menjadi bagian penting dalam mendukung sektor pariwisata nasional serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan mobilitas wisatawan," tutur Kuswardojo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Ekonomi
Proses Kreatif Beretika Baw...
Daerah
Adat dan Budaya Bisa Jadi K...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.