Kurniawan Bangga Indonesia All Stars Berani Lawan Aston Villa Meski Kalah 1-3
📅 Minggu, 02 Agu 2026, 02:30 WIB | Oleh: Tim PenulisJakarta - Pelatih Indonesia All Stars Kurniawan Dwi Yulianto menyebut permainan tim asuhannya ketika melakoni laga kontra Aston Villa di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu, sesuai harapannya.
Kurniawan menilai anak-anak asuhnya tampil lepas dan percaya diri sehingga mampu memberikan perlawanan kepada sang juara Liga Europa itu meski pada akhirnya tetap menelan kekalahan dengan skor 1-3.
“Sesuai dengan apa yang kita rencanakan dari awal, bahwa attitude para pemain sungguh luar biasa, mereka tidak under pressure, kemudian percaya diri. Itu yang paling penting, sehingga ini bagus untuk bekal mereka. Mereka bermain dengan tim, tetapi berani menunjukkan kualitasnya,” kata Kurniawan ketika menemui awak media setelah pertandingan di SUGBK, Sabtu (1/8).
Mantan pelatih timnas U17 Indonesia itu mengapresiasi permainan timnya, baik saat menyerang atau bertahan.
Dan kendati masa persiapan sangat singkat, namun Kurniawan menilai pemain mampu menerjemahkan keinginannya termasuk saat timnya berhasil membatasi pergerakan Alejandro Garnacho, pemain pinjaman dari Chelsea yang pernah bermain untuk Manchester United.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Karena memang kita cuma latihan sehari, persiapannya juga hanya secara garis besar. Kita mau bermain as a team, gitu aja. Jadi ketika Garnacho pegang bola kita harus ada yang cover nyerang ya saling nutup,” ucap Kurniawan.
Tiga gol Aston Villa pada malam ini dicetak oleh Emiliano Buendia, Ross Barkley, dan Brian Madjo, sementara satu gol balasan Indonesia dilesatkan oleh Arkhan Kaka.
Kaka mencetak gol setelah memanfaatkan bola rebound sepakan Reno Salampessy yang gagal diselamatkan dengan baik oleh kiper Aston Villa.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Kurniawan, gol ini akan menambah kepercayaan diri Kaka yang saat ini masih berusia 18 tahun.
“Sebagai seorang striker tentu ini sangat berarti lah buat kepercayaan diri dia. Apalagi yang digolin adalah tim Aston Villa. Jadi mudah-mudahan akan menambah kepercayaan diri dia. Kualitas dia, bahwa sebenarnya dia punya kualitas. Dan di pertandingan tadi tidak nervous, tidak gugup, tetap percaya diri. Itu yang paling penting,” ucap Kurniawan yang merupakan striker legendaris Indonesia tersebut.
Sementara itu, satu-satunya hal yang disesalkan oleh Kurniawan dari laga ini adalah cederanya Jordy Werhmann.
Ia pun meminta maaf kepada klub Jordy, Madura United, karena salah satu pemainnya mengalami cedera sehingga kemungkinan akan absen di pekan-pekan awal kompetisi liga musim depan yang dimulai awal September.
“Belum ada kepastian, tapi kayaknya dislokasi ya. Sini, di bahu ini. Gitu ya. Mudah-mudahan nggak kenapa-napa,” kata Kurniawan mengungkapkan apa yang dialami Jordy.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!