Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Lestari Moerdijat: Narasi Kepemimpinan Perempuan di Indonesia Perlu Direkonstruksi Ulang

📅 Kamis, 23 Okt 2025, 13:38 WIB | Oleh:

Senada dengan Rerie, Dosen Sejarah Universitas Gadjah Mada Dr. Mutiah Amini mengatakan, hampir 100 tahun dalam hal kepemiminan perempuan, PR-nya tidak berubah-ubah. “Ternyata kita menghadapi permasalahan yang sama, termasuk persoalan-persoalan sosial.”

Dia mengingatkan, bangsa ini tidak bisa mewariskan sesuatu yang saat ini dihadapi para perempuan di Indonesia.

Fanda Puspitasari, Feminis Muda dari Institut Sarinah, menambahkan dulu Kowani berani berpolitik etik dan praktis untuk bangsa. Kini harus dikembalikan ke posisi itu.

Ia mengajak semua pihak merangkul anak muda ke dalam Kowani dan menjadi aspirasi atau menjadi kepentingan dari anak-anak perempuan muda di Indonesia. "Mereka akan menjadi sumber daya yang besar bagi bangsa ini,” ujarnya.

Komisioner Komisi Kejaksaan Republik Indonesia Rita Serena Kolibonso menambahkan, perjuangan perempuan di Indonesia penuh dengan air mata dan darah. Kematian ibu akibat melahirkan masih tinggi. Ke depan ini harus bisa diatasi.

Selain itu kekerasan dan persekusi terhadap perempuan tidak boleh lagi terjadi.

Menutup diskusi, Wartawan Senior Saur Hutabarat mengatakan perlu untuk melihat Jepang. Negeri itu resmi memilih perdana menteri (PM) perempuan pertama, Sanae Takaichi.

Padahal, empat tahun lalu, Prof. Mikiko Eto menerbitkan buku, Women and Political Inequality in Japan yang mengutip data pada 2019, di mana Jepang berada pada peringkat 164 dari 193 negara dalam hal keterwakilan perempuan di parlemen.

“Jepang menjadi pembelajaran bahwa perempuan Indonesia dapat memiliki pemimpin tertinggi dalam waktu yang tidak terlalu lama apabila menggerakkan seluruh energi,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
UMKM Didorong Tembus Rantai...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.