Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sudah Setahun Gunung Lewotobi Erupsi, Ribuan Warga NTT Masih Hidup di Pengungsian

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 18:20 WIB | Oleh:
Sudah Setahun Gunung Lewotobi Erupsi, Ribuan Warga NTT Masih Hidup di Pengungsian Doc: ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo
Ket. Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto didampingi Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko memberikan keterangan terkait percepatan pemulihan sosial ekonomi korban bencana di Kantor BNPB Jalan Pramuka, Jakarta, Rabu (22/10).

JAKARTA - Pemerintah pusat masih menanggung penuh kebutuhan dasar sekitar 8.000 warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan pemerintah pusat masih menanggung penuh kebutuhan dasar sekitar 8.000 warga terdampak erupsi Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang hingga kini masih berstatus tanggap darurat.

Kepala BNPB Suharyanto mengatakan bahwa kondisi masyarakat di wilayah terdampak masih sangat bergantung pada dukungan pemerintah karena aktivitas gunung berapi yang belum sepenuhnya mereda.

“Ini kan sekarang masih tanggap darurat. Baru mau beristirahat, gunungnya meletus lagi. Jadi 8.000 orang ini masih ditanggung kebutuhan dasarnya oleh pemerintah pusat,” kata dia menjawab pertanyaan pewarta selepas pertemuan dengan Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, sebagian besar korban erupsi saat ini telah menempati hunian sementara (huntara) yang disiapkan BNPB bersama kementerian/lembaga - pemerintah daerah setempat. Dalam waktu dekat, pemerintah akan mulai membangun hunian tetap (huntap) sebagai tahap lanjutan pemulihan.

“Sekarang semuanya sudah tinggal di huntara. Dalam waktu dekat kami akan masuk ke hunian tetap. Setelah mereka nanti di huntap, baru kita memikirkan masalah sosial ekonomi berikutnya,” ujarnya.

BNPB mengkonfirmasi kondisi darurat yang berkepanjangan membuat warga desa di sekitar Gunung Lewotobi Laki-Laki belum bisa kembali menggarap lahan pertanian. Komoditas pertanian unggulan seperti kakao, mete, dan hortikultura dilaporkan gagal panen akibat dampak erupsi dan abu vulkanik yang melanda wilayah itu hampir satu tahun terakhir.

“Jangankan mereka berpikir untuk pertanian, untuk makan dan minum saja masih kesulitan. Karena itu semua kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan tempat tinggal masih dipenuhi oleh pemerintah,” kata dia.

Dengan demikian menurut dia, penanganan bencana di Flores Timur ini akan dijadikan sebagai salah satu prototipe kerja sama lintas sektor dalam upaya pemulihan sosial ekonomi pascabencana, termasuk bersama Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan.

“Contohnya seperti korban erupsi Gunung Semeru, sekarang mereka sudah hidup normal dan lebih baik daripada sebelum bencana. Nah, itu targetnya. Jadi bukan hanya mengembalikan kondisi seperti semula, tapi setelah bencana harus lebih baik,” ujarnya menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Ekonomi
Sompo Indonesia selenggarak...
Luar Negeri
Dua Kapal Tanker Minyak Dis...
Advertisement
Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

Data Center AI Jatiluhur Ternyata Tanpa Amdal! KDM Setop Pembangunannya

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.