Bagi-bagi Tumbler untuk Menekan Sampah Plastik DI Wilayah Serang
📅 Kamis, 26 Feb 2026, 22:37 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Serang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Banten, membagikan botol minum isi ulang atau tumbler kepada masyarakat sebagai langkah nyata menekan volume sampah plastik sekali pakai di wilayah tersebut.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, di Serang, Kamis, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan. Penggunaan tumbler diharapkan dapat menjadi gaya hidup baru masyarakat untuk mengurangi ketergantungan pada wadah plastik.
Pembagian tumbler tersebut dilakukan di sela kegiatan Ramadhan Bahagia 1447 Hijriah di Masjid Jami At Taqwa, Desa Mangunreja, Kecamatan Pulo Ampel.
”Langkah ini adalah ikhtiar kita untuk mengurangi volume sampah plastik di Kabupaten Serang. Botol minum ini didesain agar dapat digunakan secara berulang kali untuk keperluan sehari-hari,” katanya.
Ia menambahkan, dengan menjaga lingkungan tetap bersih, sehat, dan lestari, maka kualitas hidup masyarakat Kabupaten Serang secara otomatis akan meningkat.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Saya juga mengajak warga agar menjadikan nilai ketaqwaan dan kepedulian sosial ini sebagai landasan moral untuk membangun daerah," ujarnya.
Dalam kegiatan yang berkolaborasi dengan Baznas Kabupaten Serang tersebut, Bupati juga menyerahkan bantuan sosial dengan total nilai sebesar Rp44 juta. Bantuan tersebut menyasar berbagai penerima manfaat seperti anak yatim, marbot masjid, guru ngaji, guru madrasah, hingga pemandi jenazah.
Tidak hanya bantuan individu, Pemkab Serang juga menyalurkan bantuan dana operasional untuk fasilitas keagamaan, meliputi bantuan untuk masjid dan pondok pesantren masing-masing sebesar Rp3 juta, serta bantuan untuk madrasah, mushalla, dan majelis taklim.
Sebaiknya Anda baca juga:
Acara tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asda III Ida Nuraida, Kepala BPKAD Epi Priatna, Kepala Dishub Benny Yuarsa, Ketua Baznas Kabupaten Serang Badrudin, serta jajaran alim ulama dan tokoh masyarakat setempat.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!