Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pemkab Bekasi Rancang Peraturan Bupati untuk Maksimalkan Pendapatan dari Aset Daerah

📅 Rabu, 22 Okt 2025, 11:33 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Bekasi Rancang Peraturan Bupati untuk Maksimalkan Pendapatan dari Aset Daerah Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Kabupaten Bekasi Iwan Indra Purnawan menyerahkan draf regulasi mengatur petunjuk teknis pemanfaatan aset atau barang milik daerah kepada Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang di Gedung Bupati, kompleks perkantoran Pemkab Bekasi,

 Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menyusun regulasi berupa peraturan Bupati Bekasi terkait petunjuk teknis pemanfaatan aset atau barang milik daerah (BMD) sebagai salah satu strategi pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan asli daerah.

"Pemerintah daerah terus mendorong pemanfaatan BMD secara optimal sebagai bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan sekaligus peningkatan pendapatan asli daerah," kata Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Kabupaten Bekasi Iwan Indra Purnawan di Cikarang, Selasa.

Dia mengatakan regulasi ini disiapkan sebagai instrumen hukum sekaligus petunjuk teknis dalam pelaksanaan pemanfaatan BMD dimulai dari perencanaan, persiapan, pemilihan sampai dengan pelaksanaan kerja sama.

Ia menjelaskan poin penting pada regulasi ini mengatur skema Bangun Guna Serah (BGS) yakni bentuk kerja sama antara pemerintah daerah dengan pihak swasta di mana mitra diberikan hak untuk membangun atau mengembangkan aset daerah.

Kemudian memanfaatkan aset tersebut dalam jangka periode tertentu serta menyerahkan kembali kepada pemerintah daerah setelah masa perjanjian berakhir. Pola ini dikenal juga dengan istilah 'Build Operate and Transfer' (BOT).

Dirinya mengaku meski skema ini memiliki potensi yang besar namun hasil evaluasi internal menunjukkan bahwa proses pemilihan mitra BGS di Kabupaten Bekasi masih menghadapi berbagai tantangan.

Di antaranya belum ada standar baku seleksi mitra, lemah pengawasan, minim dokumentasi serta kurang transparansi kepada publik. Kondisi ini dapat menimbulkan risiko konflik kepentingan, inefisiensi pengelolaan aset serta potensi kerugian fiskal bagi pemerintah daerah.

Ia berharap regulasi ini mampu menjamin proses secara profesional, transparan dan akuntabel serta memperoleh mitra yang profesional, berpengalaman juga memiliki kemampuan finansial yang memadai.

"Pemanfaatan BMD melalui BGS bukan sekadar kerja sama pemanfaatan tapi juga strategi jangka panjang mengoptimalkan aset daerah yang selama ini tidak produktif," katanya.

Iwan menyebut kehadiran regulasi ini sangat penting agar kerja sama yang dilakukan membawa manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.

"Salah satu rencana pelaksanaan pemanfaatan BMD yang akan mengacu pada Peraturan Bupati ini adalah pekerjaan Revitalisasi Pasar Baru Cikarang yang kondisinya sudah tidak layak pasca terjadinya kebakaran," katanya.

Menurut dia pemanfaatan aset daerah melalui BGS terbukti mampu meningkatkan efisiensi dan pendapatan daerah. Beberapa kota seperti Balikpapan dan Denpasar telah memanfaatkan pola ini untuk membangun fasilitas publik dan properti bernilai tinggi yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan daerah.

Di sisi lain, tanpa regulasi teknis yang kuat, sejumlah daerah menghadapi masalah seperti keterlambatan serah terima aset, wanprestasi mitra hingga potensi kehilangan nilai aset akibat minim fungsi pengawasan.

Berdasarkan data Kementerian Keuangan, banyak aset milik pemerintah daerah yang belum dimanfaatkan secara optimal, bahkan dalam beberapa kasus dibiarkan terbengkalai.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Rona
Kinerja Seseorang Bisa Dipe...
Luar Negeri
Keiko Fujimori Resmi Jadi P...
Megapolitan
Pemprov DKI Resmikan LRT Ja...
Olahraga
Fokus dan Fokus Jadi Persia...

Agustus akan Ada Peresmian LRT Velodrome-Manggarai

39 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Agustus akan Ada Peresmian ...

Pengelolaan Sampah Jadi Materi “TC” Finalis Abnon

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Pengelolaan Sampah Jadi Mat...

Lomba Robotik, Jakarta Memerlukan Kaum Muda yang Inovatif

46 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lomba Robotik, Jakarta Meme...
  • Begini Kronologi Lengkap Bentrokan Warga di Jalan Tambak Jakarta Pusat yang Menewaskan Satu Orang
    Preview komentar:
    2 kelompok warga, itu warga mana dg warga ...
  • Kementan Bantu Bibit Kelapa untuk Petani Barito Kuala, Produktivitas Perkebunan Ditingkatkan.
    Preview komentar:
    Di barisan paling depan, Kementerian Pertanian memainkan ...
    Keren
  • Penutupan Perlintasan Liar Kereta di Kediri
    Preview komentar:
    Wah, berarti kalau sehari hari kan lewat perlintasan ...

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

KPK Tangkap Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, OTT Ke-18 di 2026

29 Jul 2026
Pilihan Pembaca
# 7
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
# 7
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
📅 Rabu, 29-Jul-2026
Pelaku Usaha Tunggu Kepastian BI
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.