Setahun Prabowo-Gibran, Industrialisasi Masih Jadi Andalan
📅 Selasa, 21 Okt 2025, 08:58 WIB | Oleh: Tim RedaksiSelain itu, subsektor Barang Logam, Elektronik dan Peralatan Listrik, Industri Kimia dan Farmasi, serta Industri Mesin dan Perlengkapan juga menunjukkan pertumbuhan kuat di kisaran 56 persen.
"Pertumbuhan di berbagai subsektor ini mencerminkan semakin solidnya struktur industri nasional, baik dari hulu hingga hilir,"ujar Agus.
Menperin juga memaparkan peningkatan signifikan pada nilai tambah manufaktur Indonesia. Berdasarkan data World Bank dan United Nations Statistics, Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia pada tahun 2024 mencapai USD265,07 miliar. "Pencapaian ini menempatkan Indonesia di peringkat 13 dunia, ke-5 di Asia, dan pertama di ASEAN, melampaui Thailand dan Malaysia,"jelasnya.
Dari sisi daya saing global, laporan Institute for Management Development (IMD) tahun 2025 menempatkan Indonesia di posisi ke-40 dari 69 negara dalam World Competitiveness Ranking. Kinerja terbaik dicatat pada aspek kinerja ekonomi (peringkat ke-24) dan efisiensi bisnis (peringkat ke-26). Namun, masih terdapat tantangan pada aspek infrastruktur (peringkat ke-57).
Sebaiknya Anda baca juga:
Oleh karena itu, pemerintah terus mempercepat pembangunan infrastruktur industri, termasuk energi, logistik, serta pengembangan sumber daya manusia yang produktif dan adaptif, tegas Agus. Kemenperin juga berkomitmen menciptakan iklim usaha yang kondusif agar industri nasional semakin berdaya saing.
Menperin menegaskan bahwa pemerintah akan terus menjaga momentum ekspansi industri dengan kebijakan yang berpihak pada pelaku usaha domestik. "Kami terus memperkuat instrumen kebijakan, mulai dari perlindungan pasar dalam negeri, penguatan TKDN, peningkatan teknologi produksi, hingga peningkatan kualitas tenaga kerja industri, agar sektor manufaktur Indonesia semakin tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!