Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pencurian Museum Louvre Paris: Polisi Buru Empat Pelaku yang Larikan Delapan Koleksi Bersejarah

📅 Senin, 20 Okt 2025, 10:10 WIB | Oleh:

Nuñez tidak mengonfirmasi perhiasan apa yang dicuri, tetapi mengatakan para pencuri mengincar dua kotak kaca. Galeri Apollon berlapis emas di Louvre, yang dekorasinya yang penuh hiasan dipesan oleh Raja Matahari, Louis XIV, menyimpan koleksi mahkota, diadem, dan perhiasan kerajaan bersejarah. Ruangan ini merupakan salah satu ruangan paling spektakuler di museum. Benda-benda yang biasanya dipamerkan di sana antara lain tiga berlian bersejarah, Regent, Sancy, dan Hortensia.

Jaksa Paris , Laure Beccuau, mengatakan para pencuri tidak menargetkan atau mencuri berlian Regent yang terkenal di dunia yang disimpan di galeri yang sama.

Nuñez mengatakan museum dievakuasi untuk menjaga bukti dan memungkinkan para penyelidik dan tim forensik melakukan pekerjaan mereka. Ia kemudian menulis di media sosial: "Menargetkan Louvre sama saja dengan menargetkan sejarah dan warisan kita."

Jaksa Paris telah membuka penyelidikan atas pencurian tersebut dan pekerjaan sedang dilakukan untuk memperkirakan nilai barang-barang yang dicuri.

Polisi sedang memburu empat pencuri. Kementerian Kebudayaan mengatakan alarm berbunyi ketika etalase dibuka dan petugas keamanan museum turun tangan serta menelepon polisi. Para pencuri melarikan diri, meninggalkan peralatan mereka.

Surat kabar Le Parisien melaporkan bahwa para pencuri itu mengenakan pakaian gedung, mengenakan jaket kuning hi-vis.

Menteri Kebudayaan Prancis, Rachida Dati, adalah orang pertama yang mengumumkan insiden tersebut. "Perampokan terjadi pagi ini saat pembukaan Museum Louvre," tulisnya di media sosial. Ia menggunakan kata braquage dalam bahasa Prancis, yang dapat berarti perampokan atau perampokan. Ia menambahkan: "Tidak ada korban luka yang dilaporkan. Saya berada di lokasi bersama staf museum dan polisi."

Dati membenarkan bahwa satu perhiasan curian ditemukan di luar museum tempat pencuri melarikan diri.

Mahkota, kalung, dan anting berhias

Lihat gambar dalam layar penuh

Perhiasan kerajaan dipamerkan di Galeri Apollon pada tahun 2020. Foto: Stéphane de Sakutin/AFP/Getty Images

Setidaknya satu orang telah memasuki museum, seorang anggota timnya mengatakan kepada Agence France-Presse, tanpa menambahkan apa pun tentang kemungkinan pencurian.

Museum Louvre menyatakan bahwa museum tersebut tutup untuk hari itu “karena alasan luar biasa”, tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai apa yang telah dicuri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
Dongkrak Kedatangan Turis, ...
Rona
Sering Melotot Belum Tentu ...
Daerah
RSUD Prambanan Ada Bau-bau ...
Daerah
Siswa Jalani Ujian Kenaikan...

Antisipasi Kemarau, Masa Tanam Dipercepat

38 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Antisipasi Kemarau, Masa Ta...
Daerah
Cukup Bagus Hasil Penanaman...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.