Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bank Mandiri Semarakkan Lomba Digitalisasi Pasar Pemprov DKI Jakarta 2025

📅 Jumat, 08 Agu 2025, 15:16 WIB | Oleh:
Bank Mandiri Semarakkan Lomba Digitalisasi Pasar Pemprov DKI Jakarta 2025 Doc: IST
Ket. Bank Mandiri melakukan "Mandiri Jali-Jali" (Jakarta Literasi Digital) ke pasar-pasar dan komunitas

JAKARTA – Bank Mandiri ikut menyemarakkan Lomba Digitalisasi Pasar 2025, sebagai bagian dari gerakan besar menjadikan pasar tradisional lebih modern, inklusif, dan berdaya saing tinggi di era digital.

Lomba yang berlangsung sejak 22 Juli hingga 10 Agustus ini mencakup 20 pasar di DKI Jakarta, difokuskan melakukan digitalisasi sekaligus melakukan re-branding di empat pasar strategis yaitu Pasar Senen, Pasar Sunter, Pasar Tebet Barat, dan Pasar Gondangdia.

Dengan membentuk inisiatif kegiatan "Mandiri Jali-Jali" (Jakarta Literasi Digital), Bank Mandiri melakukan edukasi ke pasar-pasar secara langsung atau komunitas, memperkenalkan QRIS, EDC, serta literasi keuangan digital bagi para pedagang dan pengunjung.

SVP Government Project 3 Bank Mandiri Hendrianto Setiawan menyatakan tak hanya memperluas inklusi keuangan, Bank Mandiri juga memberikan solusi transaksi aman dan mudah, serta akses pembiayaan melalui Kredit Usaha Mikro (KUM) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

“Digitalisasi pasar tradisional bukan hanya tentang alat pembayaran, tetapi menciptakan ekosistem UMKM yang adaptif dan berkelanjutan. Inisiatif ini kami desain agar UMKM bisa tumbuh lebih efisien dan berdaya saing di era ekonomi digital,” ujar Hendrianto Setiawan dalam keterangan resmi, Jumat (8/8).

Selain itu, para pedagang juga dikenalkan dengan layanan Livin’ by Mandiri dan Livin’ Merchant untuk mengelola keuangan usaha, serta pemanfaatan Cash Recycle Machine (CRM) dan Agen Mandiri untuk pengelolaan tunai yang lebih efisien.

Kegiatan ini sejalan dengan inisiatif “Livin’ Pasar 2025” yang sedang berjalan di Bank Mandiri, yang menargetkan digitalisasi di 37 pasar di Indonesia. Adapun langkah tersebut juga sejalan dengan Program Prioritas Pemerintah ke-14 tentang penguatan UMKM, serta mendukung tema HUT RI ke-80, yaitu Bersatu, Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.

“Kami ingin pasar tradisional tidak hanya bertahan, tapi mampu menjadi pilar ekonomi lokal yang siap bersaing di era modern. Literasi digital adalah kunci transformasi itu,” tambah Hendrianto.

Lewat kolaborasi dengan pemerintah daerah dan edukasi langsung ke pedagang, Bank Mandiri berharap dapat memperkuat posisi UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional dan mempercepat terciptanya pasar-pasar yang terhubung dengan ekosistem digital nasional.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar

Indonesia Tertinggal 0-2 dari Tiongkok

57 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Indonesia Tertinggal 0-2 da...
Olahraga
Atlet Angkat Besi Saatnya U...
Megapolitan
Enam Desa Wisata Ditetapkan...
Advertisement
Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

Pascabanjir Arosuka, Operasional AKAP di Terminal Tipe A Bareh Solok Tetap Berjalan Normal

23 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.