Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pergelaran Wayang Kulit, Ibas : Seni Budaya Wayang Kulit Harus Terus Dilestarikan demi Pembangunan Berkelanjutan

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 20:00 WIB | Oleh:
Pergelaran Wayang Kulit, Ibas : Seni Budaya Wayang Kulit Harus Terus Dilestarikan demi Pembangunan Berkelanjutan Doc: istimewa
Ket. Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono saat menghadiri pergelaran wayang kulit di Monumen Jenderal Soedirman, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (18/10) malam.

PACITAN - Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono menghadiri pergelaran wayang kulit di Monumen Jenderal Soedirman, Kecamatan Nawangan, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Sabtu (18/10). Pergelaran wayang kulit semalam suntuk itu menampilkan dalang Ki Purbo Asmoro yang membawakan lakon "Amartha Binangun".

Menjelang tengah malam, Edhie Baskoro tiba di Monumen Jenderal Soedirman disambut ratusan warga yang antusias menyaksikan pergelaran wayang kulit semalam suntuk. Di lapangan Monumen Jenderal Soedirman berdiri sebuah tenda besar dan dua layar lebar di sisi kiri dan kanan panggung.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua MPR dari Fraksi Partai Demokrat itu menyebutkan Monumen Jenderal Soedirman merupakan tempat bersejarah dan penting serta bisa menjadi contoh tentang kegigihan perjuangan besar tokoh nasional Jenderal Soedirman. “Tempat ini juga menampilkan ribuan cerita atas perjuangan panjang yang penuh dengan pengorbanan serta membawa hasil kemerdekaan Indonesia,” katanya.

Kemerdekaan Indonesia, lanjut Ibas, adalah atas perjuangan pendiri bangsa, para pemimpin, alim ulama, dan seluruh masyarakat. “Hari ini kita gugu perjuangannya dan kita lanjutkan perjuangan tersebut. Sehingga kemerdekaan itu harus kita wujudkan dalam semangat keberlanjutan dalam pembangunan,” katanya.

“Persatuan, persaudaraan, kegigihan, dan semangat untuk terus bergotong royong, membangun segala sumber sektor-sektor kehidupan,” sambung Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI ini.

Sebagai wakil rakyat, Ibas menegaskan terus peduli bukan hanya sekadar menyapa, mendengar, mengawal, melainkan mengawal sektor pendidikan bisa maju, memastikan kesehatan warga benar-benar terjamin, keberlanjutan pembangunan infrastruktur, termasuk sektor pertanian, lapangan kerja, dan peningkatan kesejahteraan warga.

“Tapi syaratnya kita harus kompak untuk memastikan keberlanjutan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan harus benar-benar tercapai sesuai dengan nilai-nilai kebangsaan berdasarkan Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan keberagaman dalam Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya.

Terkait dengan lakon "Amartha Binangun" dalam pagelaran wayang kulit ini, Ibas mengungkapkan lakon itu menceritakan tentang Pandawa Lima yang ikut mempertahankan dan memajukan kehidupannya. “Saya ingin kita seperti Pandawa-Pandawa di Kabupaten Pacitan yang memiliki peran berbeda-beda. Ada yang menjadi Bima, Arjuna, Kresna, Nakula, Sadewa, yang melengkapi satu sama lain untuk memajukan daerahnya,” tuturnya.

Di akhir sambutannya, Ibas menyerahkan tokoh wayang Bima kepada dalang Ki Purbo Asmoro. Ibas berharap wayang khas masyarakat Jawa dan masyarakat Pacitan Ini terus harus dilestarikan. “Ki Purbo Asmoro dari dahulu menjadi dalang handal di Kabupaten Pacitan,dengan harapan dapat mengisi seni budaya dengan pesan dan pikiran yang dapat ditanamkan kepada masyarakat untuk kebaikan," tutupnya.

Pagelaran wayang kulit semalam suntuk ini dihadiri anggota DPRD Kabupaten Pacitan dari Fraksi Partai Demokrat, Camat Nawangan Sukarwan, Kapolsek, Danramil, para lurah dan kepala desa Kecamatan Nawangan dan Kecamatan Bandar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...

Hari Ini Indonesia Berharap Pecah Telor untuk Medali Emas

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Hari Ini Indonesia Berharap...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.