Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Puluhan Kelurahan di Jakarta Barat Deklarasikan Stop BABS

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 03:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Kelurahan di Jakarta Barat Deklarasikan Stop BABS Doc: Antara
Ket. Empat kelurahan di Kecamatan Grogol Petamburan mendeklarasikan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM), terutama komitmen pilar satu yakni berhenti buang air besar sembarangan (BABS), di Jakarta Barat, Kamis (16/10).

Jakarta - Sebanyak 37 dari 56 kelurahan di Jakarta Barat hingga saat ini sudah berkomitmen untuk berhenti buang air besar sembarangan (BABS).

Kepala Suku Dinas (Sudin) Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (16/10), menyebut, 37 kelurahan itu berada di enam kecamatan, yakni Kecamatan Tamansari, Grogol Petamburan, Kalideres, Kebon Jeruk, Kembangan dan Palmerah.

"Nah, 13 dari 37 kelurahan itu sudah berhenti BABS secara total. Artinya, warga kelurahan itu tidak lagi buang air besar sembarangan. Sementara, 24 kelurahan lainnya masih di tahap komitmen," katanya. 

Lebih lanjut, katanya, sebanyak empat kelurahan di Kecamatan Grogol Petamburan mendeklarasikan sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), terutama komitmen pilar satu yakni berhenti BABS di aula Kantor Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Kamis ini.

"Mereka adalah Kelurahan Jelambar, Jelambar Baru, Grogol dan Wijaya Kusuma. Jadi, termasuk dalam 37 kelurahan tadi," katanya. 

Sementara itu, Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat (Adkesra) Setko Jakarta Barat, Amien Haji menyebut, deklarasi STBM merupakan upaya nyata untuk mendukung penurunan angka kasus stunting, mencegah penyakit menular serta meningkatkan kualitas kesehatan keluarga.

"Kita tahu bahwa kesehatan anak adalah investasi masa depan bangsa dan lingkungan yang sehat menjadi fondasi utama untuk mencetak generasi yang sehat, cerdas dan produktif," katanya.

Amien berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jakbar bisa berkontribusi untuk mengoptimalisasi pelaksanaan STBM ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing.

"Karena ini deklarasi warga, jadi, kami harap warga bergotong royong menjalankan komitmen ini. Namun, saya minta juga dukungan dari seluruh 'stakeholder', baik dari unsur pemerintah terkait, atau swasta juga harus dilakukan secara optimal," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.