Pupuk Pemahaman Budaya, Raffles Institution dan SIS Group of Schools Gelar Program Pertukaran Pelajar
📅 Senin, 13 Okt 2025, 17:57 WIB | Oleh: Haryo Brono
Doc: SIS Kelapa Gading
JAKARTA - Selama dua minggu, 30 siswa dari Raffles Institution Singapore memulai perjalanan imersif di SIS Kelapa Gading North East Jakarta. Mereka berpartisipasi dalam program yang menyatukan budaya, ide, dan perspektif bersama dengan nama Program Beyond Borders: Immersing Rafflesians in Indonesia for Global Leadership.
Program tersebut merupakan sebuah inisiatif kolaboratif antara Raffles Institution (RI), SIS Group of Schools, dan Generasi Edukator Indonesia (GenEd). Kerja sama ini menandai langkah positif dalam membina pemimpin masa depan yang berpikiran global.
Program tersebut menindaklanjuti penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) awal tahun ini antara Jaspal Sidhu, Founder dan Chairman SIS Group of Schools, dan Aaron Loh, Kepala Sekolah RI. Nota kesepahaman itu menjadi dasar bagi pertukaran pelajar yang berkelanjutan antara kedua negara.
Selama perjalanan 16 hari, siswa RI menjelajahi Indonesia dari berbagai sudut pandang; kehidupan dan pembelajaran budaya, sejarah, politik, serta sosial bersama siswa SIS. Melalui lokakarya, tur budaya, dan proyek kolaboratif, para siswa merefleksikan persamaan dan perbedaan antara Singapura dan Indonesia, mengembangkan empati, dan bertukar pikiran mengenai inisiatif yang dapat bermanfaat bagi kedua negara.
Mengapa program Beyond Borders penting? Pertama Melihat Dunia Secara Berbeda. Siswa memperoleh wawasan langsung tentang budaya, sejarah, dan masyarakat Indonesia. Kedua Membangun Empati, dengan membandingkan kehidupan sebagai warga negara Singapura dengan warga negara Indonesia menumbuhkan pengertian dan kasih sayang. Ketiga Menciptakan Dampak. Siswa akan merancang program, produk, atau inisiatif yang dapat memperkuat kolaborasi lintas batas.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dipandu oleh enam staf RI dan dikoordinasikan oleh tim Learning & Experience GenEd, program ini memastikan setiap kegiatan, mulai dari wisata budaya hingga lokakarya kolaboratif, berjalan dengan lancar dan transformatif.
“Kemitraan ini mencerminkan visi kami untuk menumbuhkembangkan pemimpin berwawasan global. Melalui keterlibatan lintas budaya, kami berupaya memupuk pemahaman, empati, dan kolaborasi yang melampaui batas negara,” kata Founder dan Chairman SIS Group of Schools Jaspal Sidhu, melalui keterangannya pada hari Senin (13/10).
“Beyond Borders bukan sekadar program pertukaran. Ini adalah pengalaman regional yang mendalam sebuah kesempatan bagi para siswa kami untuk memperoleh wawasan langsung tentang beragam budaya, sehingga kami dapat membina generasi yang peka budaya dan memiliki kesadaran global,” kata Kepala Sekolah RI Aaron Loh.
Sebaiknya Anda baca juga:
Program Beyond Borders menandai dimulainya kolaborasi jangka panjang antara RI dan SIS Group of Schools, yang menetapkan tolok ukur baru untuk program pertukaran pelajar di Asia Tenggara.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!