Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Manfaat Akupresur untuk Ibu Menyusui: Ilmu Timur yang Didukung Kebutuhan Modern

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis

Semua percaya bahwa masa depan pencegahan stunting tidak hanya bergantung pada intervensi medis, tetapi juga pada pendekatan-pendekatan sederhana yang bisa diterapkan di rumah.

Upaya peningkatan kesehatan anak harus dimulai sejak dini. Kombinasi antara edukasi, gizi, dan inovasi, seperti akupresur, akan membawa kita menuju generasi Indonesia yang sehat dan bebas stunting.

Di balik setiap tekanan lembut pada titik akupresur, ada pesan yang lebih besar bahwa perubahan besar sering kali dimulai dari langkah kecil. Dalam hal ini, langkah kecil itu adalah sentuhan ibu bukan hanya yang memberi rasa aman, tetapi juga yang memberi kehidupan.

Dengan akupresur, sentuhan itu kini memiliki kekuatan baru, yakni kekuatan untuk memberi nutrisi, mencegah stunting, dan membentuk masa depan yang lebih sehat bagi generasi mendatang.

Dan mungkin di sanalah keindahan sejati dari akupresur, ia bukan hanya tentang teknik atau terapi, tetapi tentang mengembalikan kendali kesehatan ke tangan masyarakat sendiri.

Bahwa dalam setiap ibu, selalu ada kekuatan luar biasa untuk memberi yang terbaik bagi anaknya. Dan dalam setiap sentuhan kecil, tersimpan harapan besar untuk masa depan yang bebas dari stunting.


*)  Dr Klara Yuliarti, SpA(K) adalah staf pengajar di Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI dan anggota Satgas Stunting IDAI

Uung Victoria Finky Selaku Pendiri ASI Booster Mom Uung 

Mengungkapkan kecerdasan anak berawal dari kualitas air susu ibu (ASI) dan sangat dipengaruhi juga oleh status gizi ibu.  "ASI adalah nutrisi terbaik untuk kecerdasan anak, namun banyak ibu menghadapi tantangan seperti produksi seret, tekanan kerja, hingga rasa ASI kurang. Maka itu Mom Uung hadir sebagai suplemen herbal untuk membantu melancarkan ASI," kata Uung Victoria Finky dalam keterangannya di Tangerang Minggu.

Selama ini, katanya, efektivitas ASI booster jarang terbukti ilmiah. Mom Uung telah menjadi brand lokal pertama yang memvalidasinya melalui publikasi internasional bersama tim akademisi Universitas Airlangga.

Adapun tujuan jurnal ialah untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat saat mengkonsumsi dan memberikan manfaat yang besar bagi pertumbuhan dan kecerdasan anak.

Dikatakannya, studi pertama dengan desain cross-sectional melibatkan 665 ibu menyusui di Indonesia, menggunakan kuesioner tervalidasi. Hasilnya menunjukkan konsumsi ASI booster Mom Uung meningkatkan volume ASI secara signifikan pada ibu bekerja maupun tidak bekerja.

"Dengan rata-rata produksi harian sekitar 855 mili liter pada ibu tidak bekerja dan 807 mili liter pada ibu bekerja. Penelitian ini juga mencatat peningkatan frekuensi menyusui, sesi pumping, serta durasi menyusui yang lebih panjang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

PSG Gandeng Google, Gemini Resmi Jadi Asisten AI Klub

42 menit yang lalu | Benny Mudesta Putra

Olahraga
PSG Gandeng Google, Gemini ...

Tren Mendaki "Tek Tok" Makan Korban, Malaysia Larang Jalur Berisiko

48 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Tren Mendaki "Tek Tok" Maka...
Luar Negeri
Kenapa Ada Kebijakan Baru I...
Olahraga
Ini Klasemen Grup A Piala A...
Luar Negeri
Semoga Tidak Ada Korban Jiw...
Ekonomi
Diversifikasi Ekspor Jadi K...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.