Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Manfaat Akupresur untuk Ibu Menyusui: Ilmu Timur yang Didukung Kebutuhan Modern

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 11:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Manfaat Akupresur untuk Ibu Menyusui: Ilmu Timur yang Didukung Kebutuhan Modern Doc: Antara Foto
Ket. Ilustrasi ibu menyusui.

 Tidak ada awal kehidupan yang lebih penting daripada enam bulan pertama seorang bayi. Pada masa inilah fondasi pertumbuhan dan masa depan anak dibangun.

Para dokter anak di seluruh dunia sepakat bahwa pemberian air susu ibu (ASI) eksklusif selama periode ini adalah kunci untuk memastikan tumbuh kembang yang optimal.

Hanya saja, di balik fakta ilmiah yang terdengar sederhana itu, terdapat kenyataan yang lebih kompleks bahwa tidak semua ibu mampu memproduksi ASI secara cukup, dan tidak semua bayi mendapat kesempatan untuk menyusu secara optimal.

Di sinilah pendekatan akupresur muncul sebagai solusi kesehatan yang tidak hanya ilmiah, tetapi juga manusiawi.

Akupresur merupakan metode penyembuhan tradisional yang berasal dari filosofi pengobatan Timur, bekerja dengan memberi tekanan lembut pada titik-titik tertentu di tubuh untuk menstimulasi aliran energi dan fungsi organ.

Kini, teknik kuno itu kembali mendapat tempat di ranah kedokteran modern, bukan sebagai alternatif semata, tetapi sebagai pendamping terapi medis yang efektif dan aman.

Dalam konteks pemberian ASI, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa stimulasi titik-titik tertentu dapat meningkatkan produksi hormon prolaktin dan oksitosin, dua hormon utama dalam proses laktasi.

ASI bukan sekadar makanan. Ia adalah kehidupan pertama yang diberikan seorang ibu pada anaknya.

ASI mengandung seluruh zat gizi penting dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga faktor bioaktif yang membantu pembentukan otak, sistem imun, dan pertumbuhan anak secara menyeluruh. Ketika produksi ASI tidak optimal, risiko stunting meningkat secara signifikan.

Harapan baru

Masalahnya, banyak ibu yang mengalami hambatan dalam proses menyusui, baik karena faktor hormonal, stres, maupun kurangnya informasi tentang teknik menyusui yang benar. Di sinilah akupresur memberi harapan baru.

Ketua Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Akupunktur Medik FKUI Dr Hasan Mihardja, MKes, SpAk, SubSpAk-G(K) menjelaskan akupresur merupakan metode yang bekerja dengan cara sederhana, namun hasilnya nyata.

Stimulasi pada titik SI1 (di ujung jari kelingking), LI4 (antara ibu jari dan telunjuk), dan GB21 (di bahu) terbukti dapat meningkatkan volume ASI secara signifikan.

Keunggulan akupresur terletak pada kesederhanaannya. Tidak membutuhkan peralatan mahal, tidak menimbulkan efek samping, dan dapat dilakukan secara mandiri oleh ibu atau anggota keluarga setelah mendapatkan pelatihan dasar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Nasional
SBY: Kepercayaan Publik Jad...
Megapolitan
DKI Perluas Pelatihan Kerja...
Nasional
DPR Minta Kepala BGN Baru F...
Nasional
Huntara di Langkahan roboh ...
Nasional
Atap bangunan sekolah SDN d...
Megapolitan
Operasi uji emisi kendaraan...
Nasional
Pelaksanaan program penghap...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.