Para Pemimpin Dunia Puji Kesepakatan Israel-Hamas, Siap Bantu dan Pantau Prosesnya
📅 Jumat, 10 Okt 2025, 11:38 WIB | Oleh: Lili LestariTiongkok
Tiongkok mengatakan pihaknya berharap adanya gencatan senjata yang “berkelanjutan dan komprehensif” di Gaza setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menyetujui “tahap pertama” dari rencana perdamaiannya.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun mengatakan pemerintah Xi Jinping berharap perjanjian tersebut akan meredakan “krisis kemanusiaan” di Gaza dan menurunkan ketegangan di Timur Tengah.
Pada jumpa pers harian hari Kamis, ia menegaskan kembali seruan Tiongkok untuk solusi dua negara.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami siap bekerja sama dengan komunitas internasional untuk terus berupaya mendorong solusi yang komprehensif, adil, dan berkelanjutan bagi masalah Palestina serta mewujudkan perdamaian dan stabilitas di Timur Tengah," tambahnya.
Indonesia
Indonesia menyambut tercapainya gencatan senjata antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza dan menyatakan kesiapan untuk mendukung proses rekonstruksi di wilayah yang hancur lebur akibat agresi Zionis tersebut.
Sebaiknya Anda baca juga:
Menurut Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, Indonesia memandang gencatan senjata fase pertama tersebut sebagai langkah penting menghentikan kekerasan secara permanen di Gaza.
“Diharapkan akses bantuan kemanusiaan segera dibuka secara luas, dan Indonesia siap berpartisipasi aktif dalam mendukung proses rekonstruksi Gaza,” menurut Kemlu RI dalam pernyataan tertulisnya di media sosial X, dipantau di Jakarta pada Jumat.
Eropa
Para pemimpin Eropa memuji kesepakatan damai yang dicapai antara Israel dan Hamas. Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan kelegaannya pada hari Kamis.
Starmer, yang sedang dalam kunjungan dua hari ke India, mengatakan dalam konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri India Narendra Modi bahwa perjanjian tersebut sekarang harus dilaksanakan sepenuhnya tanpa penundaan dan disertai dengan pencabutan segera semua pembatasan bantuan kemanusiaan yang menyelamatkan nyawa ke Gaza.
Sementara itu, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen meminta semua pihak untuk menjunjung tinggi ketentuan perjanjian, sementara kepala kebijakan Uni Eropa, Kaja Kallas, menulis di X bahwa “Uni Eropa akan melakukan apa pun yang dapat dilakukannya untuk mendukung implementasinya.”
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!