Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Proyek “Waste to Energy” Tembus Rp91 Triliun, Energi dari Sampah Jadi Bisnis Masa Depan!

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 22:25 WIB | Oleh: Tim Penulis

Sebagai langkah awal, Danantara bersama pemerintah akan memprioritaskan program waste to energy di 10 kota pertama yang dipilih berdasarkan hasil penilaian dari Kementerian Lingkungan Hidup seperti Tangerang, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Bali, Makassar dan kota lainnya.

“Sepuluh daerah awal, karena memang itu kriterianya sudah memenuhi, tidak hanya dari segi sampahnya tapi juga dari kesediaan air, lahan dan yang lain-lainnya,” ujar Rosan.

Ia menambahkan, pihaknya juga telah menyosialisasikan program ini kepada sejumlah kepala daerah setempat. Nantinya, setiap kota kemungkinan tidak hanya memiliki satu PSEL.

Rosan pun mencontohkanJakarta sebagai salah satu daerah yang paling siap, dengan potensi PSEL minimal sebanyak 3-4 titik.

“Di Jakarta, per harinya itu sekitar 8.000 ton sampah. Sedangkan tumpukan sampahnya, kalau tidak dilakukan perubahan signifikan sudah mencapai 55 juta ton. Jadi potensinya di Jakarta ini minimum 3-4 titik PSEL,” kata Rosan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Panglima TNI Imbau Masyarakat Tidak Mudah Terprovokasi Informasi yang Belum Terverifikasi.
    Preview komentar:
    Dahlah paling bener emg kudu dihimbau sih masyarakat ...
    Haturnuhun pak Agus, sim Kuring setuju Jeung bapak.
  • Dibayangi Eskalasi Geopolitik, 10 Agustus 2026
    Preview komentar:
    Fluktuasi nilai tukar Rupiah yang rentan terhadap kebijakan ...
  • Logistik Hijau Dinilai Kunci Menangkan Persaingan Industri
    Preview komentar:
    Inisiatif mulia dari Kementerian Kehutanan terkait optimalisasi rute ...
Rona
Marvel Studios Siapkan Film...
KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

KAI Beri Promo Diskon Tiket Kereta Spesial 17-an

11 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.