Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pesilat Tuke Eduk Jadi Andalan Baru Timnas di SEA Games 2025

📅 Kamis, 09 Okt 2025, 18:18 WIB | Oleh:
Pesilat Tuke Eduk Jadi Andalan Baru Timnas di SEA Games 2025 Doc: ANTARA/Aloysius Lewokeda
Ket. Pesilat putra Indonesia Antonius Afren Tuke Enduk (kanan) berlatih bersama rekannya yang disaksikan Tim Chef de Mission (CdM) SEA Games 2025 di Padepokan Pencak Silat Indonesia, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Selasa (7/10).

JAKARTA - Pesilat putra Indonesia Antonius Afren Tuke Eduk menjadi andalan baru bagi Tim Nasional Pencak Silat Indonesia untuk bersaing dalam ajang SEA Games 2025 di Thailand, Desember mendatang.

"Meski masih muda (19 tahun), Tuke sudah tampil di kejuaraan Asia dan dunia, bahkan menjadi juara," kata Pelatih Kepala Pemusatan Latihan Nasional Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Seluruh Indonesia (PB IPSI) Indro Catur Haryono saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Pada SEA Games mendatang, Tuke Eduk asal Nusa Tenggara Timur akan turun di kelas A putra, menggantikan Khoirudin Mustakim yang sebelumnya menyumbang emas di nomor tersebut pada SEA Games Kamboja 2023.

Indro menjelaskan bahwa di Thailand, Mustakim akan turun di nomor under 45 putra karena ada pesaing yang lebih menonjol di kelas A putra yaitu Tuke Eduk.

"Tuke, meski masih muda, saat ini performa dia lebih unggul," katanya.

Dia mengatakan bahwa pergantian atlet tersebut merupakan bagian dari strategis sekaligus langkah regenerasi atlet yang berjalan di PB IPSI.

Lebih lanjut, Indro menjelaskan, pada SEA Games 2025, pencak silat Indonesia akan menerjunkan 15 atlet berupa kombinasi atlet senior an atlet muda yang paling potensial saat ini.

Tim akan diperkuat oleh delapan atlet yang meraih emas pada SEA Games 2023 yaitu Puspa Arum Saru (tunggal putri), Khoirudin Mustakim (kelas A putra), Asep Yuldan Sani (regu putra), Rano Slamet Nugraha (regu putra).

Kemudian, Muh.Zaki Zikrilah Prasong (kelas B putra), Tito Hendra Septa Kurnia Wijaya (kelas E putra), Iqbal Chandra Pratama (kelas F putra), dan Safira Dwi Meilani (kelas B putri).

Para atlet akan bersaing di 13 kelas pencak silat yang dipertandingkan dalam ajang multi cabang olahraga terbesar se-Asia Tenggara.

Sementara itu, Chef de Mission (CDM) SEA Games 2025 Bayu Priawan Djokosoetono memberikan target bagi pencak silat Indonesia untuk merebut tujuh medali emas pada SEA Games 2025.

Bayu mengaku optimistis target tersebut dapat tercapai dengan dukungan latihan yang intensif selama masa persiapan serta tim yang sebagian besar diisi oleh atlet-atlet berprestasi. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Kenaikan biaya harga pakan ayam

2 jam lalu | Wahyu AP

Ekonomi
Kenaikan biaya harga pakan ...

Pameran Indofest 2026

2 jam lalu | Wahyu AP

Megapolitan
Pameran Indofest 2026

Pendaftaran SMPB di Jateng

2 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Pendaftaran SMPB di Jateng
Ekonomi
Potensi komoditas kakao Jem...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.