Kenapa Anak Perempuan Lebih Berisiko Alami Gangguan Penglihatan? Ini Penjelasan Dokter
📅 Kamis, 09 Okt 2025, 13:45 WIB | Oleh: SriyonoSelain itu ia menyebut penelitian juga menemukan hubungan dua arah antara penglihatan dan jiwa. Anak yang mengalami gangguan emosional juga memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan penglihatan.
“Hubungannya bukan satu arah. Penglihatan yang buruk bisa memengaruhi kondisi emosional, dan sebaliknya, stres atau kecemasan juga bisa memperburuk fungsi penglihatan,” jelasnya.
Oleh karena itu alumnus Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini menilai pentingnya skrining terpadu yang tidak hanya menilai fungsi mata, tetapi juga aspek psikologis anak sehingga pendekatan holistik seperti ini perlu diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan dan kesehatan nasional, termasuk Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
"Kami berharap hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam memperluas layanan deteksi dini kesehatan mata dan jiwa anak di sekolah seluruh Indonesia," ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!