Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiada Hari Tanpa Keracunan MBG, Mau Sampai Kapan Dibiarkan. 119 Keracunan di Agam

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 11:31 WIB | Oleh:

Persoalan teknis di lapangan juga menjadi perhatian serius. Ia mengungkapkan, proses distribusi dari dapur penyedia ke siswa yang bisa memakan waktu hingga satu jam berpotensi menimbulkan masalah baru. Selain itu, beban pembagian makanan saat ini masih dilimpahkan kepada para guru.

"Dapur penyedia ini hanya mengantar saja, sementara yang membagikan itu guru. Mungkin kalau anak SMP hingga SMA bisa membawa sendiri, tapi kalau anak TK dan SD itu tidak bisa. Ini juga perlu didiskusikan kembali," katanya.

Ia menyayangkan dalam rapat pembahasan terkait masalah ini, perwakilan langsung dari penanggung jawab program MBG di Kota Serang tidak diundang, sehingga keluhan yang muncul belum dapat ditangani secara efektif.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
Badan Geologi Laporkan Akti...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.