Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apalagi Ini Virus West Nile, Sudah Menewaskan Tiga Orang, Waspada!

📅 Jumat, 11 Sep 2026, 11:57 WIB | Oleh:
Apalagi Ini Virus West Nile, Sudah Menewaskan Tiga Orang, Waspada! Doc: ist
Ket. virus baru

JAKARTA – Penyakit tiada hentinya bermunculan di zaman pancaroba. Kali ini ada lagi virus West Nile. Apalagi ini? Vierus ini tengah menyerang warga Belanda dan menjadikan total infeksi di Belanda tahun ini sebanyak 18 kasus. Demikian, pernyataan Institut Nasional untuk Kesehatan Masyarakat dan Lingkungan (RIVM).

Lembaga penyiaran NOS melaporkan bahwa tiga orang telah meninggal dunia akibat virus tersebut di Belanda tahun ini, meningkat dari satu kematian yang dilaporkan pekan lalu, menurut institut tersebut.

Kasus-kasus infeksi itu tercatat di provinsi Utrecht, North Brabant, North Holland, South Holland, Overijssel dan Gelderland, kata RIVM.

Salah satu kasus teridentifikasi melalui studi ilmiah yang dilakukan oleh bank darah Sanquin Research, sementara pasien lainnya didiagnosis setelah dirawat di rumah sakit akibat munculnya gejala penyakit itu, demikian menurut institut tersebut.

Seorang perempuan dari Drenthe juga meninggal dunia akibat virus West Nile pada awal tahun ini, namun dia tidak dimasukkan dalam statistik Belanda karena dia tertular infeksi tersebut di Eropa Tenggara.

Virus West Nile terutama ditemukan pada burung dan dapat menular ke manusia melalui gigitan nyamuk yang terinfeksi.

Nyamuk rumah biasa dapat terinfeksi setelah mengisap darah burung pembawa virus, lalu menularkan virus tersebut kepada manusia dan hewan lainnya.

Menurut RIVM, virus tersebut tidak dapat menular antarmanusia.

Sekitar 80 persen orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun, sementara sekitar satu dari lima orang mengalami gejala mirip flu.

Sekitar 1 persen orang yang terinfeksi mengalami gejala neurologis, kelompok lanjut usia dan mereka yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah menghadapi risiko lebih tinggi untuk mengalami penyakit parah.

Virus itu pertama kali terdeteksi di Belanda pada Agustus 2020 dalam sebuah studi Sanquin yang melibatkan pendonor darah.

Otoritas Keamanan Pangan dan Produk Konsumen Belanda juga telah menerima 53 laporan baru mengenai kuda yang terinfeksi virus West Nile sejak pembaruan data sebelumnya, sehingga total kasus yang dilaporkan pada kuda tahun ini mencapai 58 kasus.

Virus itu juga telah terdeteksi pada 23 ekor burung liar yang mati dan 10 ekor yang masih hidup, menjadikan total burung terinfeksi yang dilaporkan sebanyak 39 ekor berdasarkan data terbaru.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Serius Ada Cadangan Beras 4,8 Juta Ton? Kok Beras Tetap Mahal

49 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Serius Ada Cadangan Beras 4...

Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk Program Berani

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Tak Dijamin JKN, Bisa Masuk...

Kasus Kapal Virgo, Empat Tersangka Ditetapkan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Kasus Kapal Virgo, Empat Te...
Advertisement
Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

Impor Solar Indonesia Resmi Berhenti, Ternyata Ini Dampak Kebijakan B50

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.