Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinkes Rejang Lebong Ingin Setiap Desa Punya Ambulans, Begini Usulannya

📅 Jumat, 03 Okt 2025, 03:00 WIB | Oleh:
Dinkes Rejang Lebong Ingin Setiap Desa Punya Ambulans, Begini Usulannya Doc: ANTARA/Nur Muhamad KOMENTAR
Ket. Tiga unit ambulans baru pengadaan Dinas Kesehatan (Dinkes) Rejang Lebong tahun 2025 menggunakan anggaran APBD Rejang Lebong.

REJANG LEBONG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, mengusulkan program satu desa/kelurahan satu ambulans dalam penyusunan APBD 2026. Program ini ditargetkan menambah 15 hingga 20 unit ambulans untuk memudahkan warga mengakses fasilitas kesehatan.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Rejang Lebong, Asep Setia Budiman, mengatakan usulan itu diajukan agar masyarakat tidak lagi kesulitan mendapatkan layanan transportasi darurat menuju fasilitas kesehatan di kecamatan maupun rumah sakit.

“Dalam penyusunan APBD 2026 ini kita usulkan program pengadaan ambulans satu desa/kelurahan. Jumlah yang kita ajukan antara 15 sampai 20 unit,” kata Asep di Rejang Lebong, Kamis (2/10/2025).

Menurutnya, realisasi pengadaan tersebut masih bergantung pada pembahasan bersama DPRD Rejang Lebong serta kondisi keuangan daerah. Jika terealisasi, setiap desa atau kelurahan diharapkan memiliki akses lebih cepat dan mudah untuk mengantarkan pasien.

Asep menjelaskan, program satu desa satu ambulans sejatinya sudah mulai berjalan melalui bantuan 15 unit ambulans dari Pemerintah Provinsi Bengkulu. Ambulans itu telah dibagikan ke desa maupun kelurahan yang lebih dulu mengajukan permohonan. Meski ditempatkan di desa tertentu, penggunaannya tetap bisa dimanfaatkan masyarakat desa lain.

“Dengan tambahan 15 sampai 20 unit ambulans yang kita usulkan ini, targetnya distribusi bisa merata sehingga masyarakat di seluruh kecamatan bisa mendapatkan pelayanan lebih baik,” ujarnya.

Selain usulan untuk desa dan kelurahan, Dinkes Rejang Lebong juga mengajukan pengadaan tiga unit ambulans khusus untuk pusat kesehatan masyarakat (puskesmas). Langkah ini dilakukan agar puskesmas memiliki armada sendiri dalam mendukung kegiatan layanan kesehatan, termasuk rujukan pasien darurat.

Asep menambahkan, program ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kerap terkendala transportasi saat kondisi kesehatan gawat darurat. Dengan adanya ambulans di desa maupun puskesmas, waktu tempuh pasien menuju fasilitas kesehatan akan menjadi lebih singkat, sehingga potensi keselamatan pasien akan meningkat.

“Harapan kita, program satu desa satu ambulans bisa terus berlanjut. Bukan hanya sebagai kendaraan, tetapi sebagai wujud komitmen pemerintah daerah untuk mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat,” pungkasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.