Tiongkok Gelar Upacara Pengibaran Bendera di Scarborough Shoal
📅 Kamis, 02 Okt 2025, 02:45 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: AFP/Ted ALJIBE
BEIJING - Penjaga Pantai Tiongkok dilaporkan telah merayakan Hari Nasional dengan upacara pengibaran bendera di atas kapal di perairan Scarborough Shoal, Laut Tiongkok Selatan (LTS) yang disengketakan.
Upacara tersebut, yang mencakup sumpah untuk menjaga atol tersebut, menggarisbawahi penegasan kedaulatan Beijing meskipun ada klaim dari Filipina.
Kedua negara mengklaim fitur segitiga di perairan LTS yang secara efektif berada di bawah kendali Tiongkok. Sebelumnya pada September lalu, Beijing membuat Manila marah setelah berencana untuk menetapkan cagar alam nasional di Scarborough Shoal dengan mengatakan bahwa hal itu akan membantu melestarikan keanekaragaman, stabilitas, dan keberlanjutan ekosistem alami di beting tersebut.
Kementerian Sumber Daya Alam Tiongkok juga menyatakan bahwa upaya penegakan hukum terhadap aktivitas ilegal yang berkaitan dengan cagar alam harus diperkuat.
Pada upacara tersebut, sejumlah petugas Penjaga Pantai Tiongkok berdiri dalam formasi di dek belakang kapal patroli Dahao dan memberi hormat saat bendera Tiongkok dikibarkan, seperti disiarkan akun Penjaga Pantai Tiongkok lewat tayangan video di media sosial Douyin.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kami bersumpah untuk menjaga perairan biru ini, menegas bangsa akan komitmen teguh kami," kata para petugas. “Kami siap untuk menegakkan kedaulatan negara di Scarborough Shoal,” imbuh Penjaga Pantai Tiongkok sebagaimana disiarkan oleh stasiun televisi CCTV.
Kapal Penjaga Pantai Tiongkok Dahao sebelumnya telah ditentang oleh Penjaga Pantai Filipina atas kehadiran ilegalnya di beting yang disebut Tiongkok sebagai Pulau Huangyan, sementara di Filipina dikenal sebagai Beting Panatag.
Pada tahun 2012, Tiongkok merebut kendali beting tersebut setelah bersitegang dengan Filipina dan sejak itu mempertahankan penempatan penjaga pantai dan kapal nelayan di sana.
Sebaiknya Anda baca juga:
Putusan penting tentang isu-isu LTS oleh Pengadilan Arbitrase Permanen pada tahun 2016 memenangkan Manila, tetapi juga menegaskan bahwa kedaulatan atas beting tersebut tidak termasuk dalam ruang lingkup keputusan tersebut.
Putusan tersebut menyatakan bahwa blokade Beijing di sana melanggar hukum internasional karena merupakan daerah penangkapan ikan tradisional bagi beberapa negara, termasuk Filipina dan Vietnam.
Lanjutkan Patroli
Ketegangan di dekat beting tersebut dalam beberapa tahun terakhir mencakup penggunaan meriam air, pencegatan perahu, dan manuver oleh Penjaga Pantai Tiongkok yang dianggap Filipina sangat berbahaya, sementara jet-jet tempur telah membayangi pesawat Filipina di atasnya.
Kedua belah pihak saling menuduh telah melakukan provokasi dan pelanggaran, meskipun tidak ada bentrokan yang meningkat menjadi konflik bersenjata.
Dalam sebuah pernyataan hari Rabu, Penjaga Pantai Tiongkok mengatakan telah meningkatkan inspeksi penegakan hukum di sekitar Scarborough Shoal sejak September untuk mencegah masuknya kapal-kapal ilegal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!