Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Api Mengamuk di Kalbar, Karhutla Hanguskan 14,3 Hektare Lahan

📅 Senin, 26 Jan 2026, 16:25 WIB | Oleh:
Api Mengamuk di Kalbar, Karhutla Hanguskan 14,3 Hektare Lahan Doc: ANTARA/Jessica Wuysang/nym.
Ket. Ilustrasi: Personel Sat Brimob Polda Kalbar bersama petugas BPBD Kubu Raya melakukan pembasahan di lokasi kebakaran lahan gambut di Jalan Angkasa Pura, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Sabtu (24/1).

JAKARTA - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali terjadi di Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), dengan luas area terbakar mencapai sekitar 14,3 hektare, menurut laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kebakaran tersebut terjadi pada Minggu (25/1) sekitar pukul 14.00 WIB," Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Senin.

Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB mengkonfirmasi peristiwa karhutla itu terjadi di empat desa yang tersebar dalam wilayah tiga kecamatan di Kabupaten Ketapang.

Desa-desa terdampak meliputi Desa Sungai Awan di Kecamatan Muara Pawan, Desa Kuala dan Desa Kuala Satong di Kecamatan Matan Hilir Utara, serta Desa Sungai Nanjung di Kecamatan Matan Hilir Selatan.

Abdul membenarkan bahwa berdasarkan data sementara yang diterima BNPB luas lahan yang terbakar akibat peristiwa tersebut mencapai sekitar 14,3 hektare.

Namun dalam keterangan tersebut belum ada laporan dari BNPB apa penyebab terjadinya karhutla, apakah faktor anomali cuaca akibat minimnya curah hujan atau intervensi akibat kelalaian manusia.

Meski demikian Abdul memastikan bahwa tim petugas gabungan yang dikoordinir Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ketapang telah melakukan upaya pemadaman di lokasi kejadian.

"Tim gabungan juga terus berkoordinasi secara intensif untuk memastikan api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lain," kata Abdul Muhari.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Belajar merangkai kain bati...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.