Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Puluhan Stan Meriahkan Parani Food And Supplier Festival di Semarang

📅 Kamis, 02 Okt 2025, 08:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Puluhan Stan Meriahkan Parani Food And Supplier Festival di Semarang Doc: ANTARA
Ket. Koki tengah menaburkan gula di atas croissant, sejenis roti, pada pergelaran Parani Food and Supplier Festival, di MAC Ballroom Semarang, Rabu (1/10/2025)

SEMARANG –ParaniFood and Supplier Festival menampilkan puluhan stan dari berbagai pelaku usaha kuliner serta pemasok bahan makanan dan minuman berlangsung di MAC Ballroom, Semarang, Jawa Tengah (Jateng), dari 1 sampai dengan 3 Oktober 2025.

Managing Director Sinnar Luciana Jaya Lavencia di Semarang, Rabu (1/10), mengatakan Festival Parani bukan sekadar pameran biasa, tetapi menjadi ekosistem yang mempertemukan pemasok, pelanggan dan calon pengusaha kuliner.

"Parani diambil dari bahasa Jawa yang berarti mendatangi. Harapannya, acara ini menjadi ajang kebersamaan untuk mendorong pertumbuhan industri 'F&B' (food and beverage) di Jawa Tengah," katanya, saat pembukaan pameran.

Menurut dia, industri makanan dan minuman di Kota Semarang menunjukkan pertumbuhan yang signifikan, seiring meningkatnya jumlah tempat makan, pusat kuliner, dan tingginya minat masyarakat terhadap kuliner.

Ia mengatakan para pelaku usaha di Jateng, khususnya Semarang, sangat antusias mengembangkan bisnis makanan dan minuman karena minat masyarakat yang cukup tinggi terhadap kuliner.

"Menurut kami, bisnis 'F&B' masih cukup baik ya. Karena kelihatannya orang Jawa Tengah juga masih suka jajan. Jadi, masih bisa untuk menaikkan 'F&B' di Jateng," katanya.

Bahkan, program makan bergizi gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat juga turut mendorong peningkatan kebutuhan bahan baku yang berdampak terhadap perkembangan industri makanan dan minuman.

"Kalau dengan ada (program, red.) MBG mungkin 20 persen pertumbuhan secara bahan makanannya. Ini menjadi peluang bagi pengusaha untuk menyediakan bahan baku yang berkualitas," katanya.

Melalui Parani Food and Supplier Festival, perusahaannya ingin mempertemukan para pelaku usaha makanan dan minuman, pemasok dan konsumen agar industri makanan dan minuman di Jateng semakin berkembang.

"Kami hadir supaya bisa memberikan edukasi bahwa Semarang tidak ketinggalan dengan kota yang lainnya. Jadi, kami membawakan beberapa bahan-bahan yang bisa mendukung kemajuan 'F&B' di Kota Semarang," katanya.

Sementara itu, Nanda Djoennaedy selaku Founder Sinnar Luciana Jaya mengatakan bisnis makanan dan minuman selama ini terbukti tangguh meski menghadapi beragam tekanan

Seperti ketika Indonesia dilanda krisis ekonomi pada 1998 dengan naiknya nilai tukar dollar AS secara signifikan, ternyata bisnis makanan dan minuman tetap berjalan meski mengalami sedikit penurunan.

Demikian pula, saat Indonesia bersama negara-negara lainnya dihantam pandemi Covid-19 yang membuat prospek industri makanan dan minuman juga turun, namun tidak begitu drastis.

"Pelaku usaha tetap membuat makanan, sehingga distribusi bahan baku tetap berjalan. Saat ini, bisnis 'F&B' terus berkembang," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Lotus Care Jadi Layanan Unggulan untuk Tuberkulosis

19 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Lotus Care Jadi Layanan Ung...

UI Tuan Rumah Rakor Humas Protokol Perguruan Tinggi

20 menit yang lalu | Mohammad Zaki Alatas

Rona
UI Tuan Rumah Rakor Humas P...
Megapolitan
Resmi Dimulai Kembali Jam B...
Megapolitan
WTP Kesembilan Kali untuk P...

Kabar Gembira bagi Warga, Jembatan Senen Kembali Beroperasi

52 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Kabar Gembira bagi Warga, J...

Ribuan Lowongan Kerja Terbuka di Jakarta

55 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Ribuan Lowongan Kerja Terbu...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

Jaringan Mahasiswa Indonesia Bersatu Nilai Nanik S Deyang Belum Layak Jabat Kepala BGN

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.