Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Terkait Kasus Horor MBG, Badan Besar Labkesmas Makassar Siap jika Diminta Memeriksa SPPG

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 07:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Terkait Kasus Horor MBG, Badan Besar Labkesmas Makassar Siap jika Diminta Memeriksa SPPG Doc: ANTARA
Ket. Sejumlah petugas menyiapkan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Badan Gizi Nasional (BGN) Panakkukang, Makassar, Sulawesi Selatan.

MAKASSAR – Balai Besar Laboratorium Kesehatan Masyarakat (BB Labkesmas) Makassar siap melaksanakan pemeriksaan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makanan Bergizi Gratis (MBG) jika diminta oleh Badan Gizi Nasional (BGN).

"Kami siap melakukan pemeriksaan, apabila kami diminta (BGN)," ujar Kepala BB Labkesmas Makassar, dokter Irene, saat dikonfirmasi wartawan di Makassar, Selasa (30/9).

Hal tersebut menyusul adanya insiden dugaan keracunan makanan para siswa penerima BGN yang diproduksi SPPG setelah didistribusikan ke sejumlah sekolah.

Kendati demikian, pihaknya masih menunggu jadwal BGN untuk membahas hal itu, termasuk melibatkan Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan atau BPOM.

Terkait pemenuhan sertifikat layak higienitas dan sanitasi tiap SPPG, kata dia, mendukung penuh. Sebab, sertifikat ini mestinya dimiliki setiap SPPG. Namun yang mengeluarkan sertifikat adalah wewenang Dinas Kesehatan.

Oleh karena itu, pihaknya siap dilibatkan dalam proses pemenuhan sertifikat SPPG berdasarkan hasil pemeriksaan guna membantu Dinas Kesehatan memutuskan apakah sudah sesuai atau tidak.

"Makanya kami akan komunikasikan. Kami hanya melakukan pemeriksaan dan bisa membantu pihak yang mengeluarkan (sertifikat) ini sudah layak atau tidak," katanya menekankan.

Mengenai dengan kasus dugaan keracunan makanan siswa di sekolah program MBG, kata dia, itu mesti diteliti lebih dalam. Karena, kemungkinan penyebab keracunan banyak, salah satunya bisa terjadi dari pola konsumsi makanan.

"Belum tentu keracunan itu dari bahan makanan. Mesti kita ingat makanan itu sudah dimasak, misalnya dari jam berapa, terus pagi-pagi sampai ke sekolah, dan baru dikonsumsi siang hari," ungkap dia.

"Ketika dikonsumsi lewat empat jam setelah di masak, maka bisa jadi itu sudah memunculkan bakteri. Butuh pemeriksaan mendalam. Ini memang komprehensif. Niatan pemerintah sebetulnya baik, memberikan makanan yang bergizi bagi anak-anak secara gratis," tuturnya menambahkan.

Dapur SPPG di Makassar

Berdasarkan data, sebanyak 45 SPPG telah beroperasi di 15 kecamatan se-Kota Makassar sebagai penyedia makanan program MBG. Jumlah penerima MBG total sebanyak 138.636 orang. Rinciannya, 136.645 siswa dan 1.991 balita, ibu hamil dan ibu menyusui.

Namun demikian, dari data Dinas Pendidikan Kota Makassar tercatat ada empat SPPG berhenti beroperasi sementara. Seperti SPPG Tamalanrea 1, SPPG Manggala-Bangkala 2, SPPG Panakukang 2 dan SPPG Manggala.

Mengenai dengan penutupan SPPG Panakukang 2 yang viral di media sosial terkait biaya hanya dikenakan Rp6.500 per satu porsi MBG per siswa, yang semestinya Rp10.000 per porsi, mendapat respons Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.