Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Kuningan SDiapkan 1.300 hektare Lahan untuk Kawasan Industri

📅 Rabu, 01 Okt 2025, 18:05 WIB | Oleh:
Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Pemkab Kuningan SDiapkan 1.300 hektare Lahan untuk Kawasan Industri Doc: antara foto
Ket. Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan Wahyu Hidayah

KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kuningan, Jawa Barat (Jabar) menyiapkan lahan seluas 1.300 hektare di wilayah timur daerah itu sebagai kawasan industri untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi melalui strategi pembangunan berbasis heptahelix.

Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kuningan Wahyu Hidayah mengatakan kawasan industri yang berlokasi di Kecamatan Cidahu dan Cimahi itu, dirancang untuk menjadi pusat penyerapan tenaga kerja dan magnet investasi baru.

"Kawasan timur disiapkan sebagai sentra industri agar pembangunan tetap seimbang," ujarnya di Kuningan, Rabu (1/10).

Ia menegaskan wilayah barat dan selatan di Kabupaten Kuningan, tetap dikembangkan sebagai pusat untuk kegiatan pariwisata serta pertanian.

Dengan demikian, kata Wahyu, penyediaan lahan untuk kawasan industri ini tidak akan mengganggu kedua sektor tersebut serta para investor bisa lebih mudah guna menanamkan modalnya di Kabupaten Kuningan.

“Kehadiran investor di kawasan industri pun dapat memangkas jumlah pengangguran secara signifikan,” katanya.

Ia menyebut angka pengangguran di Kuningan, saat ini masih sekitar 48 ribu orang atau 7,78 persen.

Menurut dia, jika satu investor mampu menampung hingga 5.000 pekerja, maka kehadiran 10 investor sudah bisa mengurangi separuh angka pengangguran yang ada.

Adapun pada 2025, kata dia, pemerintah daerah menargetkan nilai investasi yang masuk ke daerahnya yakni mencapai Rp1,9 triliun.

"Investasi ini dapat berdampak pada ekonomi serta menyelesaikan persoalan sosial. Dengan lapangan kerja tersedia, pengangguran turun maka kemiskinan ekstrem bisa ditekan," katanya.

Wahyu menuturkan langkah tersebut juga selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan, mulai dari RPJPD (Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah), RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah) hingga revisi RTRW (Rencana Tata Ruang Wilayah) yang tengah disusun pemerintah daerah.

Dalam strategi heptahelix, Pemkab Kuningan mengoptimalkan peran diaspora melalui program Kuningan Connection agar putra-putri daerah yang sukses di perantauan dapat kembali membangun kampung halaman.

"Kita mengajak diaspora untuk ikut berkontribusi, baik melalui investasi, membuka usaha, atau sekadar berbagi pengalaman agar pembangunan daerah semakin cepat," katanya.

Wahyu menyamlaikan heptahelix menjadi model kolaboratif yang melibatkan tujuh unsur utama yakni pemerintah, akademisi, komunitas, media, dunia usaha, investor, dan diaspora.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Tren Olahraga Berbasis Komunitas Diperkuat

42 menit yang lalu | Haryo Brono

Olahraga
Tren Olahraga Berbasis Komu...
Nasional
Menbud Tekankan Pentingnya ...
Advertisement
Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

Update Perolehan Medali Sementara Asian Games 2026, Indonesia Stabil di Peringkat ke-13 Walau Tambah Emas dari Panahan

01 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.