Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bikin Kaget! Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami

📅 Sabtu, 15 Agu 2026, 19:47 WIB | Oleh:
Bikin Kaget! Gempa M 6,4 Guncang Simalungun, BMKG Pastikan Aman dari Tsunami Doc: Antara foto/HO-BMKG
Ket. Gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 pada Sabtu (15/8), pukul 17.54.52 WIB di wilayah Simalungun, Sumatra Utara.

MEDAN - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa bumi tektonik dengan magnitudo 6,4 terjadi pada Sabtu, pukul 17.54.52 WIB, di wilayah Simalungun, Sumatera Utara, tidak berpotensi tsunami.

"Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi itu memiliki parameter update dengan magnitudo M6,4 pada kedalaman 168 km," kata Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG Wijayanto dalam keterangannya diterima di Medan, Sabtu malam.

Dia menyebutkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,91° LU ; 98,93° BT, atau tepatnya berlokasi di darat 11 km tenggara Simalungun.

Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat aktivitas subduksi lempeng.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme sesar geser turun.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap ), gempa bumi itu dirasakan dengan skala intensitas V MMI di Kota Tebingtinggi, Kota Kabanjahez Kota Limapuluh.

Sementara dengan skala IV MMI terasa di Raya, Simalungun; Panombeian Pane, Simalungun; Panei, Simalungun; Kota Pematangsiantar; Kota Pangururan

Hingga pukul 18.16.00 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan ( aftershock).

BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada pemangku kepentingan dan masyarakat.

Kepada masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya serta menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa bumi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Sekjen PBB Soroti Tantangan Lonjakan Populasi Lansia

59 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Sekjen PBB Soroti Tantangan...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.