Januari-Agustus 2025, AS Tujuan Utama Ekspor Jakarta
📅 Rabu, 01 Okt 2025, 17:32 WIB | Oleh: Opik
Doc: ANTARA/Unggul Tri Ratomo
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat Amerika Serikat (AS) menjadi negara tujuan ekspor terbesar Jakarta secara kumulatif pada periode Januari-Agustus 2025 dengan nilai total 1,5 miliar dollar AS.
"Negara tujuan ekspor terbesar kita, yakni Amerika Serikat sebesar 13,39 persen share-nya, ini juga cukup dominan," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin di Jakarta, Rabu (1/10).
Dia menyampaikan, produk yang diekspor ke negara itu yakni alas kaki (733,65 juta dolar AS), pakaian dan aksesorisnya (rajutan, dengan nilai 132,11 juta), serta pakaian dan aksesoris (bukan rajutan, dengan nilai 122,42 juta dollar AS).
Selain AS, Tiongkok juga menjadi tujuan ekspor dengan komoditas dominan berupa lemak dan minyak hewan nabati, lalu ikan, kustasea dan moluska, serta alas kaki.
Thailand pun menjadi tujuan utama ekspor Jakarta dengan komoditas utama logam mulia dan perhiasan atau permata, kendaraan dan bagiannya serta mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya.
Adapun total ekspor Jakarta pada Januari hingga Agustus 2025 mencapai 11,26 miliar dollar AS, meningkat 34,99 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Pertumbuhan positif ekspor Jakarta periode Januari-Agustus 2025 ini didorong ekspor nonmigas sebesar 2,92 miliar dollar AS (35,18 persen), karena meningkatnya nilai ekspor hasil industri pengolahan sebesar 2,94 miliar dollar AS (36,95 persen) dibandingkan dengan Januari - Agustus 2024.
Sementara itu, ekspor hasil pertanian kehutanan dan perikanan turun sebesar 17,62 juta dollar AS (minus 5,08 persen), diikuti oleh ekspor sektor pertambangan dan lainnya sebesar 0,79 juta dollar (minus 92,94 persen) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
Ekspor Meningkat
Diberitakan sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi DKI Jakarta mencatat total ekspor Jakarta pada Januari hingga Agustus 2025 mencapai 11,26 miliar dollar AS atau meningkat 34,99 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu.
Pertumbuhan positif ekspor Jakarta periode Januari-Agustus 2025 ini didorong ekspor nonmigas sebesar 2,92 miliar dollar AS (35,18 persen), karena meningkatnya nilai ekspor hasil industri pengolahan sebesar 2,94 miliar dollar AS (36,95 persen) dibandingkan dengan Januari - Agustus 2024.
"Share untuk ekspor Jakarta, khususnya yang paling besar adalah sektor industri pengolahan yakni 96,86 persen," kata Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanudin di Jakarta, Rabu.
Sementara itu, ekspor hasil pertanian kehutanan dan perikanan turun sebesar 17,62 juta dolar AS (minus 5,08 persen), diikuti oleh ekspor sektor pertambangan dan lainnya sebesar 0,79 juta dolar (minus 92,94 persen) dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.
"Share untuk ekspor Jakarta di sektor pertanian sebesar 2,93 persen," kata Hasanudin.
Adapun menurut kelompok komoditas, kinerja ekspor yang dominan yaitu alas kaki, dengan kenaikan yang mencapai 182,55 persen.
"Untuk kendaraan dan bagiannya ada kenaikan 19,21 persen dan juga logam mulia, dan perhiasan atau permata naik 35,81 persen," ujar Hasanudin.
Sementara itu, ekspor Jakarta hanya pada Agustus 2025 mencapai 1,47 miliar dollar AS, tumbuh 13,74 persen dibandingkan Agustus 2024 yang didorong peningkatan nilai ekspor nonmigas.
"Dominan ekspor Jakarta adalah ekspor nonmigas yang tercatat naik 13,60 persen (Agustus 2025), bila dibandingkan dengan Agustus 2024," katanya. Ant
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!