Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Reformasi Polri dan Reforma Agraria Menjadi Sorotan, Riyanta Ungkap Solusi untuk Indonesia

📅 Selasa, 30 Sep 2025, 23:32 WIB | Oleh: Tim Penulis

“Aset debitur yang seharusnya dilindungi justru habis karena penyalahgunaan wewenang. Saya meminta DPR dan Presiden untuk segera merevisi Undang-Undang 37/2004 tentang Kepailitan agar kejahatan ini bisa dihentikan,” ungkap Riyanta.

Pembangunan Infrastruktur Kesehatan dan Pendidikan

Riyanta juga menyarankan agar perhatian lebih diberikan pada sektor kesehatan dan pendidikan. Ia menilai program makan siang bergizi yang digulirkan saat ini kurang efektif dan harus diganti dengan pembangunan fasilitas kesehatan dan penambahan tenaga medis. Ia juga mengungkapkan bahwa rumah sakit di beberapa daerah seperti Jawa Tengah dan Yogyakarta sudah penuh dan tidak mampu menampung pasien.

"Lebih baik membangun rumah sakit dan menambah dokter spesialis daripada terus-menerus fokus pada program makan siang yang tidak jelas," kata Riyanta.

Keberlanjutan Reformasi Polri dan TNI

Riyanta mengingatkan bahwa reformasi Polri dan TNI tidak hanya berhenti pada perubahan struktural, tetapi harus mencakup tugas-tugas inti yang lebih jelas. Ia mendukung langkah Presiden Prabowo Subianto yang ingin memperbaiki Polri, namun ia menekankan bahwa hal tersebut harus melibatkan seluruh partai politik agar tidak hanya menjadi bagian dari agenda politik.

"Jangan sampai Polri dan TNI terjebak dalam politik lima tahunan. Mereka harus menjadi stabilisator negara yang menjaga keamanan dan pertahanan negara," ujar Riyanta.

Rekomendasi untuk Pemerintah dan DPR

Riyanta berharap agar pemerintah dan DPR segera melakukan langkah konkret untuk menuntaskan reformasi Polri dan reforma agraria. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung kebijakan yang berfokus pada kesejahteraan rakyat dan keadilan sosial.

"DPR, Presiden, dan partai politik harus bekerja sama untuk menyusun undang-undang yang lebih baik untuk Polri, TNI, dan pertanahan. Jangan sampai kebijakan ini terhenti hanya karena faktor politik," pungkas Riyanta.

Kesimpulan

Dalam menghadapi masalah keamanan dan pertanahan, Riyanta mengajak semua pihak untuk bertindak cepat dan tepat. Reformasi yang terarah akan membawa Indonesia menuju negara yang lebih sejahtera, adil, dan berkeadilan. Ke depannya, diharapkan adanya penataan dan perbaikan sistem untuk menyelesaikan persoalan-persoalan ini secara menyeluruh.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Forum Ulama Satukan Komitmen Tolak Politik Uang di Muktamar ke-35 NU
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan bebas pulsa? Layanan WhatsApp ...
  • Cuaca Hari Minggu Cerah Berawan di Sebagian Besar Wilayah Indonesia
    Preview komentar:
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
    Apakah Bank Nagari ada layanan WhatsApp? Layanan WhatsApp call ...
  • 269 Lulusan PT Terpilih untuk Program Magang Nasional di Kemenpar
    Preview komentar:
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
    Berapa nomor layanan bebas pulsa Bank Nagari? Layanan WhatsApp ...
Daerah
Anggota DPR Dorong Perlindu...
Nasional
Mentan: Stok Beras Lebih da...
Luar Negeri
Paus Sampaikan Solidaritas ...
Ekonomi
BI: Transaksi QRIS Bebas Bi...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.