Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tekan Impor LPG, PGN Terus Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi

📅 Senin, 29 Sep 2025, 14:28 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Tekan Impor LPG, PGN Terus Perkuat Infrastruktur Jaringan Gas Bumi Doc: istimewa
Ket. PGN telah mengoperasikan infrastruktur terintegrasi yang mencakup lebih dari 33.000 kilo meter (km) jaringan pipa, fasilitas regasifikasi liquefied natural gas (LNG), hingga stasiun pengisian bahan bakar gas.

CILEGON – PT. Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN), Subholding Gas Pertamina, menegaskan komitmennya dalam mendukung program Pemerintah terkait swasembada energi melalui pemanfaatan gas bumi sebagai energi transisi. Hal tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja spesifik Komisi XII DPR RI di Station Bojonegara, Rabu, (24/9). Agenda ini menjadi forum diskusi strategis mengenai tantangan pengelolaan gas bumi, termasuk kebutuhan infrastruktur, harga yang kompetitif, serta keberlanjutan pasokan.

Direktur Infrastruktur dan Teknologi PGN, Hery Murahmanta, menekankan peran strategis gas bumi sebagai sebagai tulang punggung transisi energi nasional menuju target Net Zero Emission (NZE) 2060, melalui upaya pengendalian pencemaran udara. Selain itu, pemanfaatan gas bumi khususnya jargas juga menghadirkan solusi berkelanjutan untuk menekan impor energi.

“Kita berharap gas bumi dapat menjadi alternatif untuk mengurangi impor liquefied petroleum gas (LPG), sejalan dengan arahan Presiden yaitu Asta Cita untuk mewujudkan swasembada energi. Kami sebagai pelaksana di lapangan akan terus berusaha mengoptimalkan pengembangan infrastrukur untuk meningkatkan pemanfaatan gas bumi di seluruh lapisan masyarakat,” tegas Hery.

PGN saat ini mengoperasikan infrastruktur terintegrasi yang mencakup lebih dari 33.000 kilo meter (km) jaringan pipa, fasilitas regasifikasi liquefied natural gas (LNG), hingga stasiun pengisian bahan bakar gas. Di Area Cilegon sendiri, PGN menyalurkan gas bumi sekitar 40,87 BBTUD (Billion British Thermal Units per Day) kepada lebih dari 16.000 pelanggan rumah tangga, pelanggan kecil, serta pelanggan komersial dan industri.

Secara keseluruhan di Provinsi Banten, PGN telah membangun lebih dari 15.000 jargas APBN dan lebih dari 69.000 jargas mandiri PGN. Jaringan tersebut tersebar di Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.

PGN berencana untuk terus memperluas akses masyarakat melalui pembangunan jargas. "Untuk itu, dukungan Pemerintah sangat diperlukan agar perluasan jargas dapat berjalan lebih optimal, baik melalui percepatan perizinan, insentif keekonomian pembangunan jargas, maupun sosialisasi kepada masyarakat." ujar Hery.

Perluas Layanan

Pada kesempatan tersebut, Putri Zulhas selaku Wakil Ketua Komisi XII DPR RI dan Ratu Rachmatuzakiyah selaku Bupati Serang turut menyampaikan harapannya agar infrastruktur jargas dapat segera diperluas. Keduanya sepakat mendorong pemanfaatan energi gas bumi yang lebih aman, praktis dan efisien bagi masyarakat.

Ke depan, PGN menargetkan perluasan layanan melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan termasuk Komisi XII DPR RI dan Bupati Serang untuk mewujudkan pemerataan akses energi bersih, pengurangan impor energi, sekaligus penguatan daya saing industri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

Arus Truk Logistik Meningkat di Ketapang–Gilimanuk, ASDP Percepat Penguraian Antrean  

30 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.