Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Daya Tahan Kompetisi Industri Substitusi Impor Harus Dipersiapkan

📅 Senin, 29 Sep 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Daya Tahan Kompetisi Industri Substitusi Impor Harus Dipersiapkan Doc: istimewa
Ket. Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan penandatanganan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Kanada merupakan sebuah terobosan besar dalam hubungan ekonomi kedua negara.

JAKARTA - Presiden RI, Prabowo Subianto menyampaikan penandatanganan Comprehensive Economic Partnership Agreement (CEPA) antara Indonesia dan Kanada merupakan sebuah terobosan besar dalam hubungan ekonomi kedua negara.

“Di Kanada kami juga dapat suatu terobosan, kita berhasil tanda-tangan CEPA ya Comprehensive Economic Partnership Agreement. Jadi free trade antara Kanada dan Indonesia ini terobosan juga. Kita sudah dengan Eropa 10 tahun, dengan Kanada juga berapa tahun terobos,” kata Prabowo di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, akhir pekan lalu.

Presiden menegaskan kesepakatan tersebut akan memperkuat kerja sama dagang, membuka akses pasar baru, dan menurunkan hambatan tarif bagi produk unggulan Indonesia. CEPA dengan Kanada melengkapi capaian serupa dengan Uni Eropa yang telah diperjuangkan sejak satu dekade lalu.

Penandatanganan dan Pengumuman Bersama tentang Kesepakatan Substansial CEPA antara Indonesia dan Eropa dilaksanakan di Bali, Selasa (23/9) lalu antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan Keamanan Ekonomi Komisi Eropa Maroš Šefčovič.

Prabowo menilai rangkaian kunjungan ke PBB, Kanada, dan Belanda membawa hasil yang konkret baik di bidang diplomasi maupun kerja sama ekonomi.

“Saya kira alhamdulillah kunjungan saya membawa manfaat,” kata Prabowo.

Selain kerja sama ekonomi, Presiden juga menyebut kunjungannya ke Belanda menghasilkan komitmen pengembalian 30 ribu artefak bersejarah milik Indonesia serta kerja sama edukasi keuangan masyarakat oleh Ratu Máxima pada kunjungannya ke Jakarta mendatang.

Kontribusi ke PDB

Menanggapi hal itu, Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YB. Suhartoko mengatakan, penandatanganan CEPA dengan Kanada oleh Presiden Prabowo sangat baik, yang diharapkan akan meningkatkan ekspor bagi Indonesia.

Dengan peningkatan ekspor akan berdampak pada peningkatan Produk Domestik Bruto (PDB), cadangan devisa, menambah lapangan kerja dan meningkatkan investasi. Pada 2024, kontribusi ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi minus 0,01 persen. Oleh karena itu perlu ditingkatkan ekspor Indonesia ke Kanada diperkirakan bisa tembus 11,8 miliar dollar AS atau setara 197,6 triliun rupiah dengan asumsi kurs 16.700 rupiah pada 2030 dengan adanya perjanjian kerja sama ekonomi komprehensif ICA-CEPA yang baru saja ditandatangani.

Kanada juga menjadi langkah yang signifikan untuk diversifikasi tujuan ekspor ke negara negara di Amerika Utara dan Selatan. “Hal yang perlu mendapat perhatian dalam ekspor adalah ketersediaan barang, kualitas barang sampai di negara tujuan dan kontinuitas karena ekspor tidak hanya sekali setelah itu selesai, tetapi perdagangan yang berkelanjutan,”ungkap Suhartoko.

Dalam kerja sama perdagangan juga perlu dipersiapkan daya tahan kompetisi industri substitusi impornya. “Daya tahan kekuatan tidak melalui subsidi dan proteksi karena ini akan dibalas oleh mitra dagang dan membuyarkan perjanjian yang disepakati. Kebergantungan impor juga jangan terjadi,” pungkas Suhartoko.

Terkait dengan kerja sama tersebut, PT Piaggio Indonesia, perusahaan produsen sepeda motor dan skuter, menilai Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU CEPA) dapat memberikan dampak positif pada industri otomotif, khususnya pabrikan Eropa.

Public Relation and Communications Manager PT Piaggio Indonesia Ayu Hapsari mengatakan dampak positif akan dirasakan terhadap Bea Masuk produk impor atau Completely Built Up (CBU) dari Italia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Pemprov Jawa Timur Catat Po...
Nasional
Keren, Unika Atma Jaya Masu...
Daerah
BPJS Kesehatan Edukasi Pold...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

Wakil Menteri Imipas Silmy Karim Ditahan KPK

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.