Tiongkok Hormati Rencana Penjualan TikTok ke Investor AS
📅 Sabtu, 27 Sep 2025, 13:37 WIB | Oleh: Lili Lestari
Doc: ANTARA
BEIIJING - Pemerintah Tiongkok menyatakan menghormati keputusan Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang menyetujui penjualan operasional TikTok di AS kepada investor lokal, agar aplikasi asal Tiongkok itu tetap dapat beroperasi di negara tersebut.
"Kami menghormati keputusan perusahaan terkait, dan berharap negosiasi bisnis sesuai aturan pasar menghasilkan solusi yang mematuhi hukum Tiongkok serta menguntungkan kedua pihak," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok, Guo Jiakun, dalam konferensi pers di Beijing, Jumat (26/9).
Sehari sebelumnya, Trump menandatangani perintah eksekutif yang menyetujui penjualan TikTok kepada investor AS. Perintah itu memberi waktu 120 hari bagi ByteDance, pemilik TikTok, untuk menyelesaikan proses divestasi.
Guo juga menekankan pentingnya AS menyediakan lingkungan investasi yang adil dan non-diskriminatif bagi perusahaan Tiongkok.
Persetujuan Trump ini datang setelah rencana pelarangan TikTok atas alasan keamanan nasional yang sempat dijadwalkan berlaku Januari lalu, namun tertunda beberapa kali.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Kita punya investor AS yang akan mengambil alih dan mengelola TikTok," kata Trump usai menandatangani perintah tersebut.
Ia menambahkan bahwa usaha patungan ini akan melibatkan empat hingga lima investor besar, termasuk Oracle Corp, yang disebut akan berperan penting dalam pengelolaan keamanan dan teknologi.
"Kita memiliki kendali yang sangat baik," kata Trump, seraya menyebut nama Larry Ellison (pendiri Oracle), Rupert Murdoch (pemilik News Corp), dan Michael Dell (pendiri Dell Technologies).
Sebaiknya Anda baca juga:
Perintah eksekutif tersebut menyebut ByteDance hanya boleh memiliki maksimal 20 persen saham dalam usaha patungan, dan entitas baru akan mengendalikan algoritma serta moderasi konten TikTok.
Gedung Putih menyatakan Oracle akan bertindak sebagai penyedia keamanan TikTok di AS dan secara independen menjamin seluruh operasionalnya.
Trump juga mengatakan Presiden Tiongkok Xi Jinping telah menyetujui kesepakatan tersebut melalui percakapan telepon baru-baru ini.
Wakil Presiden JD Vance menyebut nilai usaha patungan TikTok di AS mencapai US$14 miliar atau sekitar Rp234,7 triliun.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!