Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menhub: Keselamatan Pelayaran di Indonesia Harus Diperkuat Inovasi Teknologi

📅 Jumat, 26 Sep 2025, 02:29 WIB | Oleh: Tim Penulis
Menhub: Keselamatan Pelayaran di Indonesia Harus Diperkuat Inovasi Teknologi Doc: Antara
Ket. Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi memberi sambutan dalam Kampanye Keselamatan Pelayaran di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Kamis (25/9).

Jakarta - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyampaikan sejumlah upaya yang terus dilakukan Kementerian Perhubungan untuk meningkatkan keselamatan pelayaran, salah satunya melalui terobosan inovasi teknologi.

"Kemenhub terus berupaya meningkatkan keselamatan pelayaran. Di antaranya, kami terus memperkuat regulasi, infrastruktur, serta memperkenalkan inovasi teknologi," kata Menhub Dudy dalam Kampanye Keselamatan Pelayaran di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, sebagaimana keterangan di Jakarta, Kamis (25/9).

Dia menyampaikan salah satu terobosan yang dilakukan adalah transformasi dokumen hukum kapal dari Pas Kecil berbentuk kertas menjadi e-Pas Kecil digital.

Dijelaskan e-Pas Kecil digital itu berbentuk kartu yang telah memiliki chip serta terdapat barcode. Dengan begitu, pemeriksaan cukup dilakukan dengan pemindaian atau scan kartu tersebut.

Menhub menilai upaya-upaya itu merupakan bukti nyata peningkatan pelayanan yang lebih cepat, efisien, dan akuntabel dalam transportasi pelayaran.

"Selain itu, kami mendorong edukasi dan sertifikasi nelayan mengenai alat keselamatan wajib di kapal, agar mereka terlindungi sekaligus dapat terhubung dengan otoritas bila terjadi keadaan darurat," jelasnya.

Dalam rangkaian Kampanye Keselamatan Pelayaran tersebut, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, menyerahkan E-Pas Kecil dan Buku Pelaut Merah kepada para nelayan.

E-Pas Kecil yang diterbitkan sebanyak 300 Kartu E-Pas Kecil, sementara Buku Pelaut Merah yang diterbitkan sebanyak 500 Buku Pelaut Merah.

Ditjen Perhubungan Laut juga menerbitkan 165 sertifikat Surat Keterangan Keterampilan Berlayar (SKK) 30 mil dan 60 mil kepada para nelayan. SKK ini diberikan setelah para nelayan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) terkait keterampilan berlayar.

Selain itu, juga dibagikan secara gratis 1.270 unit life jacket bantuan lampu penuntun malam bagi angkutan penumpang long boat sebanyak 10 unit.

"Mari kita jadikan kampanye ini sebagai pengingat pentingnya budaya keselamatan pelayaran. Dengan kolaborasi pemerintah, swasta, dan masyarakat, kita dapat membangun transportasi laut yang aman, maju, dan berkelanjutan," kata Menhub.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Data Biometrik SIM Benarkah Mampu Meningkatkan Keamanan

36 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Data Biometrik SIM Benarkah...
Daerah
Perilaku Konsumtif dan Kebi...
Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

Update Klasemen Sementara Piala Dunia 2026: Kolombia dan Inggris Memimpin di Grup K dan L

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.