Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Korsel Minta Pengiriman Selebaran Anti Korut Dihentikan

📅 Selasa, 10 Jun 2025, 02:15 WIB | Oleh: Tim Penulis
Korsel Minta Pengiriman Selebaran Anti Korut Dihentikan Doc: Yonhap
Ket. Koo Byoung-sam

SEOUL - Kementerian Unifikasi Korea Selatan (Korsel) menyampaikan penyesalan atas selebaran propaganda anti-Pyongyang yang dikirim oleh sebuah kelompok anti Korea Utara (Korut). Pemerintah Korsel pun kemudian meminta supaya pengiriman selebaran dihentikan.

Juru bicara Kementerian Unifikasi, Koo Byoung-sam, menyatakan bahwa pihaknya sangat menyesal atas pengiriman selebaran propaganda anti Korut oleh Asosiasi Keluarga Korban Penculikan oleh Korut pada tanggal 2 Juni lalu. Apalagi ini merupakan kali ketiga selebaran propaganda dikirimkan.

“Pada Senin (9/6), Jubir Koo meminta penghentian pengiriman selebaran propaganda anti Korut karena hal tersebut bisa meningkatkan ketegangan di Semenanjung Korea serta mengancam jiwa dan keselamatan penduduk di sekitar wilayah perbatasan,” lapor kantor berita KBS, Senin.

Permintaan pemerintah Korsel untuk menghentikan pengiriman selebaran anti Korut merupakan kali pertama setelah Mahkamah Konstitusi memutuskan bahwa UU Larangan Pengiriman Selebaran Anti-Korut tidak konstitusional pada September 2023 lalu.

Perubahan sikap Kementerian Unifikasi tersebut ditafsirkan sebagai langkah awal untuk memulihkan kepercayaan antara Korea di bawah pemerintahan Presiden Lee Jae-myung.

Presiden Lee telah berjanji pada saat kegiatan kampanye presiden bahwa dia akan menghentikan pengiriman selebaran anti Korut dan siaran propaganda ke arah Utara untuk mencegah bentrokan antar Korea.

Namun, Kepala Asosiasi Keluarga Korban Penculikan oleh Korut menyatakan bahwa pihaknya akan terus mengirimkan selebaran anti Korut karena pemerintah tidak menerima permintaan keluarga untuk menegaskan nasib keluarga yang diculik dan mengembalikannya ke Korsel. SB/KBS/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Uji Coba Pendaratan Pesawat...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

Sabet 14 Medali Sehari, Indonesia Makin Kokoh di 9 Besar Asian Para Games 2026

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.