Untuk Percepat Penyerapan Tenaga Kerja, Menko PM Dorong Program Magang Nasional jadi Berkelanjutan
📅 Senin, 22 Sep 2025, 22:36 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Aditya Prabowo
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar, mendorong agar program magang nasional bagi lulusan baru perguruan tinggi dijalankan secara berkelanjutan. Menurut Muhaimin, program tersebut menjadi jembatan penting antara dunia pendidikan dengan dunia kerja.
“Program magang nasional ini sangat penting untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menjawab permasalahan mismatch di dunia kerja. Program 20 ribu magang (fresh graduate) yang akan terus dijadikan pilot project akhir tahun ini untuk kita perbesar lagi,” kata Muhaimin Iskandar kepada wartawan usai Rapat Tingkat Menteri (RTM) Koordinasi Ketenagakerjaan dan Transformasi PMI di Kantor Kemenko PM, Jakarta, Senin (22/9).
Lebih lanjut, Menko Muhaimin mendorong penggunaan anggaran yang lebih besar dalam program pemagangan yang termasuk dalam stimulus 8+4+5 ini. Sebab, hal tersebit dinilai penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Semoga ada anggaran yang lebih besar lagi untuk memperbanyak lagi proses capacity building dan proses pemagangan di berbagai perusahaan. RTM koordinasi ini turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Yassierli dan Wakil Menteri P2MI, Christina Aryani, yang mewakili Menteri P2MI Mukhtarudin,” ucap Muhaimin.
Sementara itu, Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli tengah menyiapkan platform. Ini untuk perusahaan mendaftar dalam program magang ini.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia menuturkan melalui platform tersebut para perusahaan akan mengisi segala informasi dan data yang diperlukan dalam program ini.
"Nanti ada proses kita padanan data dibantu oleh Diktisintek dan kemudian bagaimana kita mendistribusikan 20 ribu itu," ucap dia.
"Adapun stimulus ekonomi 8+4+5 adalah upaya pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional. Dan mempercepat penyerapan tenaga kerja,” kata Yassierli. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!