Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ribuan Orang Protes Skandal Proyek Infrastruktur Fiktif

📅 Senin, 22 Sep 2025, 02:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ribuan Orang Protes Skandal  Proyek Infrastruktur Fiktif Doc: AFP/Ted ALJIBE
Ket. Seorang warga yang diduga sebagai provokator kericuhan aksi unjuk rasa dekat Istana Kepresidenan Malacanang di Manila diciduk polisi berpakaian preman saat terjadi aksi demo antipemerintah pada Minggu (21/9). Dalam aksi unjuk rasa ini, ribuan warga Filipina turun ke jalanan untuk memprotes skandal korupsi terkait proyek infrastruktur pengendalian banjir

MANILA – Ribuan warga Filipina turun ke jalanan utama di Manila pada Minggu (21/9) untuk melampiaskan kemarahan mereka atas terjadinya skandal korupsi terkait proyek-proyek pengendalian banjir fiktif yang diyakini telah merugikan pembayar pajak miliaran dollar.

Kemarahan atas apa yang disebut proyek infrastruktur fiktif itu telah meningkat di negara Asia Tenggara itu sejak Presiden Ferdinand Marcos Jr mengungkap skandal tersebut sebagai pusat perhatian dalam pidato kenegaraan pada bulan Juli lalu setelah terjadi bencana banjir mematikan selama beberapa pekan.

Awal pekan lalu Presiden Marcos Jr mengatakan bahwa ia sedikit pun tak menyalahkan orang-orang karena melakukan aksi protes sambil menyerukan agar demonstrasi pada Minggu berlangsung secara damai.

Namun jurnalis AFP menyaksikan sekelompok pemuda melemparkan batu dan botol ke arah polisi dalam dua insiden terpisah, membakar ban sebuah trailer yang digunakan sebagai barikade di dekat jembatan menuju istana presiden.

Polisi yang maju ke balik barisan perisai menangkap 17 orang yang sebagian besar adalah anak muda pada pertemuan pertama, kata pihak berwenang setempat.

Hampir satu jam kemudian, bentrokan kedua menyebabkan polisi menggunakan meriam air terhadap kelompok pengunjuk rasa bertopeng lainnya. Seorang wartawan AFP di tempat kejadian melihat beberapa polisi mengambil batu dan melemparkannya kembali ke para demonstran.

Belum jelas apakah mereka yang terlibat mempunyai hubungan dengan aksi protes terorganisir tersebut.

Aksi protes pagi yang damai di Luneta Park di ibu kota menarik hampir 50.000 orang, menurut perkiraan kota. Ribuan lainnya bergabung dalam demonstrasi sore hari di jalan raya menuju EDSA , titik nol bagi gerakan tahun 1986 yang menggulingkan ayah diktator Marcos.

Teddy Casino, 56 tahun, ketua aliansi sayap kiri Bagong Alyansang Makabayan, mengatakan kelompoknya menuntut tidak hanya pengembalian dana curian, tetapi juga hukuman penjara bagi mereka yang terlibat.

"Korupsi mengharuskan masyarakat turun ke jalan dan mengungkapkan kemarahan mereka dengan harapan dapat menekan pemerintah agar benar-benar melakukan tugasnya," kata dia.

Kementerian Keuangan memperkirakan perekonomian Filipina mengalami kerugian hingga 118,5 miliar peso (2 miliar dollar AS) dari tahun 2023 hingga 2025 karena korupsi dalam proyek pengendalian banjir. Sedangkan Greenpeace telah memperkirakan jumlah dana yang dicuri sebenarnya mendekati 18 miliar dollar AS.

Jatah Pembayaran

Awal bulan ini, pemilik sebuah perusahaan konstruksi menuduh hampir 30 anggota DPR dan pejabat di KementerianPekerjaan Umum dan Jalan Raya (DPWH) telah mendapatkan jatah pembayaran tunai.

Skandal ini telah memicu pergantian kepemimpinan di kedua majelis Kongres, dengan ketua DPR Martin Romualdez, sepupu Presiden Marcos Jr, mengajukan pengunduran dirinya awal pekan ini ketika penyelidikan skandal korupsi proyek fiktif ini sedang berlangsung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

BPS: Fenomena El Nino Ubah Pola Harga Pangan di Nabire

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
BPS: Fenomena El Nino Ubah ...
Daerah
Siapkan SDM Maritim Unggul,...
Luar Negeri
AS Konfirmasi Dua Orang Men...

Gonzalo Garcia Resmi Dikontrak Fulham dari Real Madrid

56 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Olahraga
Gonzalo Garcia Resmi Dikont...
Ekonomi
Uni Emirat Arab Jajaki Pelu...
Ekonomi
Menanti Sinyal The Fed, 4 A...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.