Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pasar Kangen 2025 Resmi Dibuka, Teguhkan Identitas Budaya Yogyakarta

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 14:15 WIB | Oleh:
Pasar Kangen 2025 Resmi Dibuka, Teguhkan Identitas Budaya Yogyakarta Doc: Dok. Eko.S

YOGYAKARTA – Pasar Kangen Taman Budaya Yogyakarta (TBY) 2025 resmi dibuka pada Kamis (18/9) sore. Ajang budaya tahunan ini kembali menghadirkan ruang pertemuan masyarakat dengan tradisi, kuliner, dan kerajinan khas daerah. Diselenggarakan pada 18–24 September 2025, Pasar Kangen menegaskan jati diri Yogyakarta sebagai kota yang tumbuh dari kearifan lokal.

Seremoni pembukaan dipimpin Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi, yang membacakan sambutan Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X. Dalam sambutannya, Dian menekankan tema Pasar Kangen tahun ini, yakni "Nandur apa sing dipangan, mangan apa sing ditandur”.

"Tema ini sarat makna dan filosofi, yang mengingatkan kita untuk hidup selaras dengan alam, menanam apa yang kita butuhkan, serta menikmati hasil dari yang kita tanam dengan penuh kesadaran," ujar Dian.

Ia menambahkan, filosofi tersebut sejalan dengan ajaran luhur Jawa Tata Titi Tanam Tuwuh. Prinsip itu mengajarkan bahwa setiap laku hidup harus dijalani secara tertib (tata), teliti (titi), dengan usaha yang sungguh-sungguh (tanam), sehingga menghasilkan pertumbuhan yang bermanfaat (tuwuh).

"Jika prinsip ini kita pegang, maka apapun yang kita tanam, baik berupa tanaman, usaha, maupun nilai kehidupan, akan tumbuh dengan baik dan memberi manfaat luas," kata Dian.

Melalui Pasar Kangen, lanjut Dian, masyarakat diharapkan makin menghargai hasil bumi lokal, baik yang ditanam sendiri maupun yang diproduksi petani. Menurutnya, cara itu dapat memperkuat ketahanan pangan, menjaga keberlanjutan budaya agraris, sekaligus menyesuaikan dengan kehidupan modern.

"Mari kita jadikan Pasar Kangen bukan sekadar tempat bernostalgia, tetapi juga wahana edukasi, pemberdayaan, dan penguatan filosofi hidup yang telah diwariskan leluhur kita," tutur Dian.

Agenda Tahunan Ikonik

Kepala TBY, Purwiati, menegaskan bahwa Pasar Kangen telah menjadi ikon budaya Yogyakarta dan tahun ini memasuki pelaksanaan ke-18.

"Sejak awal pelaksanaannya, kegiatan ini bukan sekadar menghadirkan suasana pasar tempo dulu, melainkan juga wahana ruang temu untuk merayakan kekayaan kuliner, kesenian, serta tradisi lokal," jelas Purwiati.

Ia menyebut, tema tahun ini merupakan ajaran moral yang mengingatkan pentingnya kedaulatan pangan, keberlanjutan lingkungan, dan pola hidup selaras dengan alam.

"Filosofi yang terkandung di dalamnya mengingatkan kita bahwa hubungan manusia dengan bumi bukan hanya sebatas konsumsi, tetapi juga tanggung jawab untuk menjaga dan memulihkan setiap bahan makanan yang ditanam dan diolah," imbuhnya.

218 Pedagang dan Ragam Pertunjukan

Pasar Kangen 2025 berlangsung selama tujuh hari, setiap pukul 15.00–22.00 WIB. Dari 1.136 pendaftar, sebanyak 218 pedagang lolos kurasi, terdiri atas 152 pedagang kuliner dan 66 pedagang kerajinan serta barang antik.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pemkot Siapkan Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung Jadi Etalase UMKM
    Preview komentar:
    Call Center resmi Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan ...
  • Bupati Sintang Imbau Warga untuk Peduli dan Hentikan Bakar Hutan dan Lahan
    Preview komentar:
    Call Center Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
    Call Center Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan pelanggan ...
  • APBD Perubahan DKI Jakarta Turun, Kini Sebesar Rp79,59 Triliun
    Preview komentar:
    Layanan pusat bantuan Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan ...
    Layanan pusat bantuan Bank Panin Nomor WhatsApp resmi layanan ...
Advertisement
injourney
Advertisement
astra2
Olahraga
Cincinnati Open, Area Sial ...
Daerah
Prawirotaman Adakan Festiva...
Daerah
Warga Semarang yang Akan Me...
Olahraga
Real Madrid di Bawah Pelati...
NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

NTT Terus Diguncang Gempa Susulan, Sulteng Diterpa Lindu 5,4

23 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.