Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dukung Swasembada Pangan, Ahmad Luthfi Siapkan Jateng Jadi Sentral Benih Tanaman Unggulan

📅 Jumat, 19 Sep 2025, 12:10 WIB | Oleh:
Dukung Swasembada Pangan, Ahmad Luthfi Siapkan Jateng Jadi Sentral Benih Tanaman Unggulan Doc: Pemprov Jateng
Ket. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi.

SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menyiapkan wilayahnya untuk dijadikan sebagai sentral benih tanaman unggulan sebagai upaya untuk mendukung swasembada pangan.

"Kami akan menciptakan produk bibit tanaman unggulan Jawa Tengah, supaya menjadi sentral nasional," katanya, di Semarang, Jumat (19/9).

Hal tersebut disampaikannya saat rapat koordinasi bidang pertanian, perkebunan, dan ketahanan pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang.

Untuk mewujudkannya, beberapa hal yang disiapkan adalah memetakan produk-produk tanaman unggulan Jateng yang potensial dikembangkan.

Kemudian, konektivitas terkait tata kelola dan pemasaran produk unggulan, serta optimalisasi 75 balai pertanian dan perkebunan di bawah Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Provinsi Jawa Tengah.

"Kita punya 75 balai yang harus kita kembangkan terkait dengan bibit-bibit tanaman unggul. Ada kelapa, kakao, kedelai, padi, ketela, dan sebagainya," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Distanbun Jateng Defransisco Dasilva Tavares mengatakan bahwa Gubernur Ahmad Luthfi telah mengarahkan agar fokus pada pengembangan benih tanaman unggulan.

Menurut dia, arahan tersebut penting agar Jawa Tengah menjadi penghasil atau sumber utama benih yang paling bagus, untuk memasok di daerah-daerah lain.

"Jawa Tengah itu semua komoditas tumbuh dengan baik, karena memang mungkin lokasi yang strategis, kondisi alam, tanah, dan sebagainya. Mau tanam apa saja bagus. Kebutuhan pengembangan ini sangat tinggi," katanya.

Rencananya, masing-masing dari 75 balai pertanian dan perkebunan akan dioptimalkan untuk pengembangan komoditas tertentu sehingga memiliki kualitas bagus dan bernilai tinggi.

Dengan begitu, kata dia, keberadaan balai pertanian dapat memenuhi kebutuhan benih daerah dan nasional.

Ia mengatakan bahwa Jateng memiliki beberapa komoditas potensial dengan nilai ekonomi yang tinggi, di antaranya tanaman pangan seperti padi, jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau, dan sorgum.

Selain itu juga ada komoditas kelapa, tebu, kopi, tembakau, dan lainnya. Bahkan, khusus untuk kelapa memiliki permintaan pasar yang tinggi, terutama dari luar negeri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

3 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.