Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Papua: Wapres ke PPI Hamadi Perkuat Sektor Perikanan Papua

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 08:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemprov Papua: Wapres ke PPI Hamadi Perkuat Sektor Perikanan Papua Doc: ANTARA
Ket. Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal saat mendampingi Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka saat meninjau langsung Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, Papua, Kamis (18/9/2025).

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua berharap kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, menjadi momentum memperkuat sektor perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan tradisional.  

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Papua, Iman Djuniawal, di Jayapura, Kamis (18/9), mengatakan kehadiran Wapres ke PPI Hamadi merupakan satu perhatian serius pemerintah pusat terhadap potensi besar kelautan Papua.  

“Papua memiliki potensi hasil laut sekitar 1,3 juta ton per tahun. Sehingga dengan dukungan pusat PPI Hamadi bisa berkembang menjadi pusat aktivitas perikanan modern yang memberi nilai tambah bagi nelayan,” katanya.  

Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Hamadi, Kota Jayapura, Papua, Kamis (18/9).

Menurut Iman, saat ini lahan di PPI Hamadi sekitar dua hektare di mana membuat perluasan pelabuhan sulit dilakukan penambahan.

"Sehingga kami berencana akan memanfaatkan ruang secara vertikal, seperti membangun unit pengolahan di lantai dasar, pasar ikan higienis, dan perkantoran di lantai atas," ujarnya. 

Dia menjelaskan langkah itu akan menjadikan PPI Hamadi tidak hanya sebagai lokasi bongkar muat, tetapi juga pusat transaksi, pengolahan hasil tangkap, hingga distribusi antarpulau.

“Kami juga berharap adanya bantuan pembangunan dermaga yang mampu menampung kapal berukuran besar agar hasil tangkapan nelayan dapat dipasarkan lebih luas bahkan berpeluang ekspor,” katanya.

Dia menambahkan di PPI Hamadi Jayapura di mana sekitar 90 persen nelayan Papua masih merupakan nelayan tradisional. Karena itu, penguatan fasilitas PPI Hamadi diharapkan mampu memberi kepastian harga yang adil, membuka lapangan usaha baru, serta meningkatkan pendapatan daerah melalui sektor perikanan.

"Saat ini jumlah nelayan yang ada di PPI Hamadi Jayapura berjumlah 1.181 Orang di mana jumlah nelayan OAP sebanyak 256 orang," ujarnya .

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.