Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Pelatihan Amdal sangat Penting untuk Pembangunan Lingkungan Destinasi Wisata

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 01:10 WIB | Oleh:
Pelatihan Amdal sangat Penting untuk Pembangunan Lingkungan Destinasi Wisata Doc: ist
Ket. pemeliharaan lingkungan

JAKARTA – Konsultasi publik analisis mengenai dampak lingkungan (amdal) untuk rencana pembangunan kawasan wisata bahari, resor dan fasilitas penunjang di Pulau Air, digelar Pemkab Kepulauan Seribu. Pemkab Kepulauan Seribu bekerja sama dengan PT Seribu Pesona Indonesia (SPI) dalam menggelar pelatihan ini.

“Ini termasuk dalam Proyek Strategis Nasional yang bertujuan menjadikan Kepulauan Seribu sebagai destinasi wisata kelas dunia,” kata Bupati Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan di Jakarta, Rabu. Dia mengatakan proyek ini bukan sekadar pembangunan biasa, melainkan telah ditetapkan pemerintah pusat melalui Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 8 Tahun 2023 sebagai PSN.

“Manfaat terbesarnya adalah serapan tenaga kerja bagi warga lokal. Namun, kita juga harus terbuka bahwa dalam setiap pembangunan pasti ada pro dan kontra,” jelas Fadjar. Dia menambahkan, keberhasilan pembangunan wisata bahari ini tidak hanya diukur dari peningkatan jumlah wisatawan. Namun, juga dari sejauh mana masyarakat Kepulauan Seribu dapat menjadi tuan rumah yang sejahtera dan bangga terhadap daerahnya.

“Mari kawal bersama agar proyek ini benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat, sekaligus menjaga kelestarian lingkungan Kepulauan Seribu,” katanya. Sebab dengan amdal yang baik dan benar, diharapkan lingkungan hidup akan terus terpelihara. Jangan sampai terjadi amdal abal-abal yang dikeluarkan hanya karena pejabat mendapat setoran sejumlah uang. Praktik seperti ini sudah harus dihentikan karena tidak menghormati lingkungan.

Satu Syarat

Sementara itu, perwakilan PT SPI, Andry Khrisnawan, menuturkan konsultasi publik ini merupakan salah satu syarat penyusunan dokumen amdal yang nantinya akan dibawa ke Komisi Penilai Amdal Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jakarta. “Kami mohon saran dan masukan masyarakat terkait dampak ekonomi maupun ekosistem yang mungkin muncul,” ujarnya.

Selain itu, masyarakat juga diminta menunjuk perwakilan sebanyak 4–5 orang dari tokoh masyarakat maupun pemuda untuk menjadi anggota penilaian amdal di tingkat provinsi. Rencana kegiatan tahap pertama meliputi reklamasi pada gosong atau daratan sementara yang terbentuk di tengah atau menjorok ke dalam perairan. Ini biasanya terbuat dari pasir, kerikil, atau material ringan lainnya.

Material itu mengendap akibat aliran air dangkal di sekitar perairan Pulau Air dengan total luas 112,4 hektare yang terdiri atas lahan reklamasi sekitar 80 hektare dan sisanya untuk fasilitas penunjang. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Inggris Segera Larang Anak ...
Nasional
KPK Tangkap Tangan Bupati M...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
IHSG Hari Ini Tertekan Dua Arah Sekaligus, Pasar Kehilangan Momentum

IHSG Hari Ini Tertekan Dua Arah Sekaligus, Pasar Kehilangan Momentum

08 Jun 2026
Pilihan Pembaca
# 4
# 4
Ratifikasi IEU-CEPA Dorong Daya Saing
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.