Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bukan Sekadar Pasar Hewan! Sentra Fauna Jakarta Siap Jadi Wisata Edukasi dan Kuliner di Lenteng Agung

📅 Kamis, 18 Sep 2025, 14:00 WIB | Oleh:
Bukan Sekadar Pasar Hewan! Sentra Fauna Jakarta Siap Jadi Wisata Edukasi dan Kuliner di Lenteng Agung Doc: Istimewa

JAKARTA – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tengah mempercepat pembangunan Sentra Fauna Jakarta yang berlokasi di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Fasilitas modern ini tidak hanya menjadi pusat perdagangan hewan, tetapi juga dirancang sebagai ruang edukasi fauna dan pengembangan UMKM.

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo, menegaskan bahwa Sentra Fauna Jakarta akan menghadirkan fungsi lebih luas dibanding pasar hewan tradisional.

“Sentra Fauna Jakarta akan dirancang sebagai ruang edukasi bagi pengunjung, terutama anak-anak, untuk belajar mengenai satwa, cara merawatnya dengan baik, serta pentingnya kesejahteraan hewan. Ini adalah wujud komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesejahteraan UMKM di sektor fauna sekaligus menyediakan fasilitas publik yang humanis dan edukatif,” jelas Ratu di Jakarta, Kamis (18/9).

Lokasi Lenteng Agung dipilih karena dianggap strategis dan mudah dijangkau oleh masyarakat. Ratu menjelaskan bahwa lahan kosong milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta tersebut berada dekat dengan Stasiun KRL Lenteng Agung, akses jalan tol, serta berbagai trayek angkutan umum.

Dengan posisi yang strategis ini, ia berharap Sentra Fauna Jakarta mampu memberikan manfaat maksimal, baik bagi pedagang maupun masyarakat luas. Fasilitas ini juga diproyeksikan untuk meningkatkan daya tarik pengunjung yang ingin mencari tempat hiburan sekaligus ruang belajar.

Sentra Fauna Jakarta akan berdiri di atas lahan sekitar 7.500 meter persegi. Dari jumlah tersebut, sekitar 2.000 meter persegi dialokasikan untuk merelokasi pedagang dari Lokasi Sementara (Loksem) JS 25, JS 26, dan JS 30.

Fasilitas yang disiapkan tidak hanya sebatas kios, melainkan juga area parkir, ruang edukasi, serta sarana penunjang lain yang menunjang ekosistem bisnis ramah lingkungan. Konsepnya dibuat higienis dan nyaman, sehingga bisa menjadi ruang publik keluarga.

“Sentra Fauna Jakarta ini tidak hanya berfungsi sebagai pasar, tetapi juga ruang publik yang higienis dan ramah keluarga. Total ada 125 kios yang terbagi dalam tiga zona utama, yakni 73 kios pedagang burung, 12 kios pedagang buah, dan 40 kios pedagang kuliner. Progres pembangunan kios saat ini sudah mencapai 60%, akan selesai dan siap digunakan pada akhir September 2025,” paparnya.

Ratu menambahkan bahwa konsep baru ini juga menjadi bagian dari transformasi besar dalam sektor perdagangan fauna di Jakarta. Ia menyebut relokasi ini bukan sekadar pemindahan lokasi, melainkan langkah nyata untuk membangun pusat aktivitas baru yang lebih modern.

Ia juga optimistis Sentra Fauna Jakarta akan menjadi daya tarik lebih besar dibanding kawasan Barito yang selama ini dikenal sebagai pusat jual-beli hewan. Dengan suasana yang lebih nyaman, fasilitas lengkap, dan akses mudah, masyarakat diprediksi akan menjadikan tempat ini sebagai pilihan utama.

“Dengan konsep modern, higienis, dan edukatif, Sentra Fauna Jakarta di Lenteng Agung akan menarik pengunjung dari berbagai kalangan, tidak hanya pecinta hewan, tetapi juga keluarga yang mencari tempat rekreasi dan edukasi. Kami juga akan melakukan promosi serta menyediakan akses yang lebih mudah, termasuk bekerja sama dengan layanan transportasi publik. Dengan begitu, pedagang tidak hanya mempertahankan pelanggan lama, tetapi juga mendapatkan pelanggan baru,” tutur Ratu.

Pembangunan yang ditargetkan selesai akhir September 2025 ini diharapkan bisa menghidupkan kembali semangat UMKM di sektor fauna. Sentra Fauna Jakarta diproyeksikan menjadi pusat kegiatan yang menghadirkan sinergi antara perdagangan, edukasi, dan rekreasi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Perum Bulog Percepat Penyaluran Bantuan Pangan di Depok

1.5 jam yang lalu | Bambang Wijanarko

Megapolitan
Perum Bulog Percepat Penyal...
Megapolitan
Tangerang 10K Jadi Pintu Ma...
Megapolitan
102 Ribu Warga Depok Segera...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.