Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

IHSG Tembus 8.025: Pasar Bersorak, Fundamental Ikut Menguat?

📅 Rabu, 17 Sep 2025, 18:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
IHSG Tembus 8.025: Pasar Bersorak, Fundamental Ikut Menguat? Doc: ANTARA FOTO/ Fauzan.
Ket. Ilustrasi - Layar digital menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta.

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menembus level 8.025 didorong sentimen positif dari kebijakan moneter longgar, baik melalui stabilitas suku bunga maupun kelonggaran likuiditas yang menjaga aliran dana ke pasar modal.

Penguatan ini mencerminkan optimisme investor terhadap prospek pertumbuhan ekonomi dan daya tarik aset berisiko di tengah tren global yang cenderung hati-hati.

Meski begitu, keberlanjutan reli IHSG tetap bergantung pada konsistensi kebijakan, kinerja fundamental emiten, serta daya tahan ekonomi domestik menghadapi dinamika eksternal

IHSG Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (17/9) sore, ditutup menguat 67,48 atau 0,85 persen ke posisi 8.025,18 seiring dengan kebijakan moneter Bank Indonesia (BI) yang cenderung longgar (dovish).

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,28 poin atau 1,03 persen ke posisi 815,22.

“Impact-nya sepertinya sangat positif, saat ini sudah menembus 8.000, pasar merespon positif kebijakan yang pro-growth saat ini dilakukan oleh Pemerintah dan BI,” ujar Head of Research & Chief Economist Mirae Asset Sekuritas Rully Arya Wisnubroto saat dihubungi Antara di Jakarta, Rabu.

Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI Bulan September 2025 memutuskan untuk memangkas suku bunga acuan (BI-Rate) sebesar 25 basis poin (bps), sehingga kini berada di level 4,75 persen.

Suku bunga deposit facility juga diputuskan turun 50 bps menjadi di level 3,75 persen. Sementara, suku bunga lending facility diputuskan untuk turun 25 bps menjadi di level 5,5 persen.

“Ke depan, BI akan terus mencermati prospek pertumbuhan ekonomi dan inflasi dalam memanfaatkan ruang penurunan suku bunga BI-Rate dengan mempertimbangkan stabilitas nilai tukar rupiah,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo.

Dari mancanegara, pelaku pasar semakin optimistis bank sentral Amerika Serikat (AS) The Fed akan memangkas suku bunga acuannya, berdasarkan CME Fedwatch, probabilitas pemangkasan 25 bps sebesar 95 persen.

Di sisi lain, pelaku pasar juga memantau perundingan dagang antara AS dan China di Spanyol, yang mana kedua negara mencapai kesepakatan kerangka kerja untuk mengalihkan kepemilikan TikTok di bawah kendali AS.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan kesepakatan antara AS dan China untuk tetap mengoperasikan TikTok di AS, dan mengharuskan aset TikTok di AS ditransfer dari ByteDance AS ke pemilik di AS. Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping dijadwalkan berpidato pada Jumat (19/9) untuk menyelesaikan persyaratan.

Dibuka menguat, IHSG betah di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor industri yang menguat sebesar 2,90 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor kesehatanyang naik masing-masing sebesar 2,46 persen dan 0,86 persen.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Luar Negeri
Asean Harapkan Kemajuan dal...
Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

Ribuan Loker Tersedia di Job Fair Kota Jogja, Catat Jadwalnya!

13 Jul 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.