Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Wamendiktisaintek Stella Christie: Indonesia dan India Perlu Tingkatkan Kerja Sama Akademik Global

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 11:38 WIB | Oleh: Tim Penulis
Wamendiktisaintek Stella Christie: Indonesia dan India Perlu Tingkatkan Kerja Sama Akademik Global Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dalam kegiatan Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue yang diselenggarakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS) di Jakarta

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Stella Christie mendorong kolaborasi pendidikan tinggi antara Indonesia dan India, melalui Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue yang diselenggarakan oleh Centre for Strategic and International Studies (CSIS).

Melalui keterangan di Jakarta, Selasa, Wamendiktisaintek menekankan bahwa pendidikan tinggi dan riset adalah fondasi penting bagi kemajuan bangsa.

"Kami ingin generasi muda Indonesia tidak hanya belajar di universitas terkemuka, tetapi juga kembali membawa ilmu, jaringan, dan visi baru untuk membangun bangsa. Riset dan pendidikan harus berdampak langsung pada masyarakat, entah melalui benih unggul, obat-obatan atau teknologi energi terbarukan," katanya.

Stella menekankan hal tersebut merupakan esensi kolaborasi yang ingin didorong bersama India agar tidak berhenti pada wacana, tetapi mewujud menjadi hasil konkret yang dirasakan rakyat.

Ia menilai hubungan Indonesia dan India tidak hanya dapat diperkuat lewat diplomasi politik dan ekonomi, tetapi juga melalui jejaring intelektual dan kolaborasi akademik yang berkesinambungan.

Selain itu, lanjut Stella, Pemerintah RI tengah meluncurkan berbagai program unggulan, mulai dari pembangunan Sekolah Garuda hingga Beasiswa Indonesia Maju.

Wamendiktisaintek menekankan bahwa seluruh inisiatif ini dirancang untuk menyiapkan generasi muda yang tangguh, berwawasan global, namun tetap memiliki komitmen kuat terhadap pembangunan bangsa.

"Saya berharap setelah pertemuan hari ini ada tindak lanjut nyata, seperti program percontohan pertukaran mahasiswa atau riset kolaboratif. Dalam setahun ke depan, kita harus bisa melihat hasil konkret. Dengan begitu, hubungan antar-masyarakat tidak hanya menjadi jargon diplomasi, tetapi benar-benar menjadi pengalaman hidup yang membekas bagi generasi muda kita, yang kelak akan menjadi pemimpin di masa depan," ucapnya.

Sementara itu, pendiri BITS Law School Mumbai Ashish Bharadwaj menyoroti kesamaan historis dan kultural antara Indonesia dan India.

"Kedua bangsa memiliki simbol-simbol kenegaraan yang sejalan serta tantangan demografi yang sama," katanya.

Oleh karena itu, Bharadwaj menawarkan bentuk konkret kerja sama, seperti program gelar ganda, riset bersama, pertukaran mahasiswa dan dosen, hingga penyelenggaraan India-Indonesia Thought Leadership Annual Summit di Mumbai tahun depan.

Ia mengusulkan India Immersion Program bagi mahasiswa Indonesia untuk mengenal ekonomi, budaya, hingga kehidupan sosial India secara langsung.

Melalui Second India-Indonesia Track 1.5 Dialogue, baik Indonesia maupun India sepakat untuk melanjutkan komitmen dalam memperluas lingkup kerja sama strategis, khususnya di sektor pendidikan, riset, dan penguatan hubungan antar-masyarakat.

Inisiatif ini diharapkan menjadi fondasi penting dalam mempererat persahabatan sekaligus mendorong kontribusi kedua negara sebagai kekuatan besar yang tengah tumbuh di dunia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

2 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.