Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Insektisida Baru yang Efektif untuk Basmi Kutu Putih, Sisik, dan Kebul Diluncurkan

📅 Selasa, 16 Sep 2025, 20:43 WIB | Oleh:
Insektisida Baru yang Efektif untuk Basmi Kutu Putih, Sisik, dan Kebul Diluncurkan Doc: BASF Indonesia
Ket. Seorang petani jeruk di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara memegang Efficon. Inovasi terbaru yang dikembangkan oleh BASF dan dirancang khusus untuk menargetkan organ chordotonal pada hama pengisap dan penusuk.

JAKARTA - BASF hari ini mengumumkan peluncuran Efficon sebuah merek Insektisida baru di Indonesia, di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Hadirnya produk ini menandai perkenalan pertama inovasi kimia dari perusahaan ini di kawasan Asia Tenggara.

Acara peluncuran yang dihadiri oleh 100 petani jeruk dan pemangku kepentingan dari berbagai sektor pertanian ini menegaskan komitmen BASF dalam memberdayakan petani Indonesia, sekaligus menjadi inovasi perlindungan tanaman kedua yang diluncurkan pada kuartal ketiga tahun 2025.

Efficon didukung oleh Axalion Active, inovasi terbaru yang dikembangkan oleh BASF dan dirancang khusus untuk menargetkan organ chordotonal pada hama pengisap dan penusuk. Produk ini memberikan pengendalian efektif terhadap hama utama seperti kutu putih, kutu sisik, dan kutu kebul yang dikenal sebagai ancaman paling persisten bagi tanaman seperti jeruk, cabai, dan tomat.

Sebagai obat pemberantas serangga namun Efficon diklaim tetap selaras dengan keberlangsungan serangga yang menguntungkan dan lingkungan. Catatannya asal para petani menggunakannya sesuai dengan petunjuk label.

Efficon termasuk dalam kelas kimia yang unik (IRAC grup 36) dengan mode aksi khusus untuk pengendalian efektif hama penusuk dan pengisap pada tanaman jeruk, buah, dan sayuran. Produk ini mampu mengurangi tekanan hama, melindungi tunas muda, serta mencegah kerusakan fitotoksik—sehingga membantu petani melindungi buah dan sayuran, mengurangi kerugian hasil panen, dan menjaga kesehatan tanaman.

Dengan cara kerja sistemik, Efficon memberikan pengendalian jangka panjang serta memiliki fleksibilitas dalam waktu aplikasi, termasuk pada tahap pertumbuhan akhir dimana tanaman sudah cukup rimbun dan menyulitkan petani dalam mengendalikan hama. Produk ini juga kompatibel dengan berbagai metode aplikasi, seperti penyemprotan pada daun, penyiraman (drenching), irigasi tetes (drip irrigation), maupun penggunaan drone.

“Peluncuran Efficon di Indonesia merupakan tonggak penting bagi bisnis BASF Agricultural Solutions di Asia Tenggara. Hal ini mencerminkan strategi regional kami dalam menghadirkan inovasi terbaru dengan profil keberlanjutan yang menjawab kebutuhan petani yang terus berkembang, sekaligus menjunjung tinggi standar tertinggi dalam pengelolaan yang bertanggung jawab,” ucap Business Management Southeast Asia, BASF Agricultural Solutions, Robert Upton melalui keterangannya pada hari Selasa (16/9).

Sementara itu Local Business Management, BASF Agricultural Solutions Indonesia Jerico Gascon, menuturkan, lebih dari setengah juta petani cabai dan tomat di Indonesia. Dari interaksi dengan banyak orang pihaknya memahami tantangan mereka dalam mengendalikan kutu kebul yang menjadi vektor virus penyebab daun tidak sehat, pertumbuhan terhambat, serta penurunan hasil panen.

“Demikian pula, puluhan ribu petani jeruk menghadapi serangan kutu sisik yang tidak hanya merusak tunas dan buah muda, tetapi juga menurunkan kualitas hasil dan produktivitas panen. Efficon akan menjadi solusi terobosan bagi para petani ini untuk pada akhirnya membantu meningkatkan hasil panen,” ungkapnya.

Dukungan Signifikan bagi Sektor Pertanian Indonesia

Impor pestisida Indonesia diproyeksikan tumbuh sebesar 4,1% per tahun, dan akan mencapai 24.280 metrik ton pada tahun 2026, mencerminkan meningkatnya kebutuhan negara ini terhadap solusi perlindungan tanaman yang efektif.

Efficon hadir pada momen yang tepat, menawarkan solusi yang andal dan berkelanjutan bagi petani untuk menghadapi permasalahan hama serta meningkatkan produktivitas. Dengan pengelolaan yang bertangung jawab dan kompatibilitasnya terhadap organisme hayati yang menguntungkan menjadikan Efficon solusi strategis yang selaras dengan tujuan pembangunan pertanian Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

DPR Merespons Berbagai Isu Terkini

46 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
DPR Merespons Berbagai Isu ...
Luar Negeri
Presiden Marcos Jr Desak Pa...
Luar Negeri
Thaksin Shinawatra Diberi P...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.