Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiap Kampung Harus Memiliki Rumah Baca

📅 Senin, 15 Sep 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Tiap Kampung Harus Memiliki Rumah Baca Doc: Antara
Ket. Pengelola rumah baca Yoboi Hanny Felle.

Sentani - Penggiat literasi di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua, mendorong setiap kampung memiliki rumah baca sebagai ruang alternatif pendidikan non-formal yang mampu menggerakkan partisipasi dan minat baca.

Penggiat literasi Jayapura Hanny Felle saat diwawancarai ANTARA di Rumah Baca Yoboi di Kampung Yoboi, Senin, mengatakan rumah baca memiliki peran penting dalam menyiapkan generasi Papua yang hebat dengan membaca.

"Rumah baca berfungsi sebagai ruang publik yang menyediakan kegiatan berkelanjutan di luar sekolah formal, jika sekolah hanya memberi ruang belajar empat jam maka rumah baca hadir sebagai wadah belajar sepanjang hari," katanya.

Menurut Hanny, perkembangan Rumah Baca Yoboi menunjukkan kemajuan yang signifikan. Anak-anak yang dulu belum bisa membaca atau menulis, kata dia, perlahan memiliki kepercayaan diri karena mendapat pendampingan.

"Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya orang tua. Rumah baca hadir sebagai organisasi sosial terkecil yang mampu merangkul siapa saja untuk ikut mendukung generasi pada depan Papua," ujarnya.

Dia menjelaskan perjalanan Rumah Baca Kampung Yoboi sudah 14 tahun dengan penuh suka duka, bermula dari kelompok belajar sederhana, kini telah berkembang menjadi wadah literasi yang diakui di tingkat provinsi dan nasional.

"Selain anak-anak, orang tua yang belum bisa membaca juga terbantu untuk belajar membaca dan menulis. Bahkan terdapat 28 titik rumah baca yang saya dirikan tersebar pada 10 distrik," katanya.

Melalui rumah baca, lanjutnya, anak-anak bisa membaca hingga puluhan buku tiap hari, kehadiran rumah baca sangat membantu keluarga, khususnya dalam mendukung pendidikan anak di luar jam sekolah.

"Dengan hadirnya Rumah Baca Yoboi, anak-anak semakin termotivasi untuk membaca. Dengan demikian maka literasi mereka akan semakin berkembang," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.