Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukraina Batasi Akses 4G dan 5G untuk Hambat Serangan Drone Russia

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 17:30 WIB | Oleh:
Ukraina Batasi Akses 4G dan 5G untuk Hambat Serangan Drone Russia Doc: Reuters

JAKARTA — Ukraina diduga sengaja menurunkan kualitas komunikasi seluler di sejumlah wilayah selama serangan drone Rusia. Langkah ini dilakukan untuk mencegah jaringan telekomunikasi digunakan dalam mengoordinasikan serangan.

Kepala Staf Umum Ukraina, Andriy Hnatov, mengungkapkan kebijakan tersebut bukanlah pemadaman total jaringan seluler. Menurutnya, pemerintah hanya membatasi kualitas komunikasi di area tertentu dengan mengurangi akses layanan 4G dan 5G.

“Ini bukan gangguan komunikasi seluler, melainkan pembatasan kualitas komunikasi di area tertentu, seperti pembatasan komunikasi 4G dan 5G,” ujar Hnatov dalam wawancara dengan saluran video daring Ukraina, Novyny Live.

“Sehingga modem yang mereka gunakan pada kendaraan udara nirawak mereka tidak dapat mengakses internet operator komunikasi kami,” tambahnya menegaskan.

Tiga setengah tahun sejak perang dimulai, Rusia semakin gencar meningkatkan serangan drone terhadap Ukraina. Serangan ini dilengkapi dengan teknologi mutakhir dan jumlah pesawat tak berawak yang terus ditambah untuk memperbesar kerusakan pada infrastruktur vital serta target strategis.

Pembatasan akses internet berkecepatan tinggi dinilai sebagai langkah strategis untuk menghambat drone Rusia. Drone dengan kamera umumnya memerlukan jaringan 4G untuk mengirimkan gambar secara real time, sehingga pemutusan akses menjadi cara efektif untuk menekan akurasi serangan.

Laporan media lokal Ukraina menyebutkan, pemadaman internet seluler ini memberikan keuntungan militer. Dengan menurunkan kualitas jaringan, operator komunikasi memastikan drone musuh kesulitan menjalankan sistem kendali jarak jauh berbasis internet.

Langkah ini menunjukkan bagaimana teknologi digital menjadi bagian penting dalam perang modern. Bukan hanya senjata konvensional, melainkan juga infrastruktur komunikasi berperan besar dalam menentukan arah pertempuran.

Rusia sendiri telah menggunakan strategi serupa sejak awal invasi dengan menutup layanan internet seluler di beberapa wilayah. Tujuannya adalah menghambat koordinasi pasukan Ukraina serta melemahkan kemampuan mereka dalam menjalankan operasi drone.

Sejumlah analis menilai pembatasan komunikasi menjadi bagian dari perang elektronik antara kedua negara. Ukraina memilih membatasi 4G dan 5G, sementara Rusia kerap memutus internet sepenuhnya untuk melemahkan lawan.

Kebijakan ini sekaligus menandakan bahwa teknologi sipil kini menjadi medan pertempuran baru. Operator telekomunikasi dipaksa terlibat langsung dalam strategi militer guna menghadapi ancaman yang terus berkembang.

Hnatov menegaskan bahwa pembatasan hanya bersifat sementara dan diterapkan di wilayah yang berpotensi menjadi target serangan. Ia memastikan akses komunikasi masyarakat sipil tetap dipertahankan agar tidak mengganggu aktivitas sehari-hari.

Dengan semakin meningkatnya penggunaan drone dalam perang, upaya pembatasan jaringan diperkirakan akan terus berlanjut. Ukraina menilai langkah ini krusial untuk melindungi infrastruktur penting dan menekan kerugian akibat serangan udara.

Situasi ini menunjukkan bahwa perang di era digital bukan hanya persoalan persenjataan. Kontrol terhadap informasi dan jaringan komunikasi menjadi faktor penting dalam memenangkan pertempuran modern.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Insiden Kapal Virgo: 1 Penumpang Meninggal, 125 Dalam Pencarian

50 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Insiden Kapal Virgo: 1 Penu...
Advertisement
Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

Cuaca Buruk, Kapal Virgo Transport Membawa 243 Orang Hilang Kontak di Laut Jawa

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.