Kementan Ingatkan Peternak Agar Perkuat Biosekuriti Cegah Demam Babi Afrika yang Kini Melanda Asia Pasifik
📅 Minggu, 14 Sep 2025, 16:50 WIB | Oleh: SriyonoDirektur Kesehatan Hewan Ditjen PKH Kementan Hendra Wibawa mengatakan pentingnya disiplin dalam pelaporan data.
“Kami juga mendorong penggunaan iSIKHNAS secara disiplin. Tanpa data yang benar dan real-time, kebijakan pengendalian tidak bisa tepat sasaran,” ujar Hendra.
Saat ini, lanjut Hendra, Indonesia masih melaporkan adanya kasus ASF di beberapa daerah, termasuk NTT, Lampung, Kalimantan Barat, Papua, dan Sumatera Utara. Meski begitu dia tidak menyebutkan secara rinci jumlah kasus tersebut.
“Kementan berharap semua pihak bisa memperkuat koordinasi dan mempercepat respon di lapangan,” kata Hendra.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!