Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Dinkes Denpasar Secara Rutin Cek Kesehatan Warga Terdampak Banjir

📅 Minggu, 14 Sep 2025, 22:45 WIB | Oleh:
Dinkes Denpasar Secara Rutin Cek Kesehatan Warga Terdampak Banjir Doc: Antara

Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar, Bali berupaya memastikan kesehatan warga terdampak banjir melalui program Safari Kesehatan, berupa pengecekan kesehatan kepada mereka, yang digelar secara rutin.

Kepala Dinkes Kota Denpasar AA Ayu Agung Candrawati di Denpasar, Minggu, menyatakan upaya itu untuk memantau dan menjaga kesehatan warga yang berada di tempat-tempat pengungsian akibat banjir.

"Sebagai upaya memastikan kesehatan warga terdampak banjir, Pemkot Denpasar melalui Dinas Kesehatan secara rutin menggelar Safari Kesehatan. Pemeriksaan menyasar kantong-kantong pengungsian, dengan menerjunkan tim kesehatan puskesmas yang mewilayahi," kata dia.

Kegiatan tersebut dikemas dengan sistem "jemput bola" dengan menyasar titik-titik wilayah terdampak bencana.

Dia menjelaskan tujuan kegiatan itu memastikan kesehatan warga terdampak banjir agar tetap terjaga dan dapat segera mendapatkan penanganan jika ditemukan masalah kesehatan.

"Harapannya dapat memastikan kesehatan warga terdampak," ujarnya.

Bagi warga yang membutuhkan pelayanan kesehatan, ia mengimbau untuk menghubungi Dinas Kesehatan, puskesmas terdekat, atau perbekel/lurah serta kepala lingkungan atau kepala dusun masing-masing.

Dalam pelaksanaan Safari Kesehatan, tim kesehatan juga memberikan edukasi dan penyuluhan tentang kesehatan kepada warga terdampak bencana, termasuk cara pencegahan penyakit yang umum terjadi pasca-banjir, seperti diare dan penyakit kulit.

Selain itu, dilakukan distribusi obat-obatan dan peralatan kesehatan dasar untuk mendukung pelayanan kesehatan di lokasi pengungsian.

Dengan upaya ini, Dinkes Denpasar berharap, meminimalisasi risiko kesehatan warga terdampak banjir dan memberikan pelayanan kesehatan yang memadai.

"Kerja sama antara Dinas Kesehatan, puskesmas, dan pemerintah setempat diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan kesehatan warga terdampak dan mempercepat proses pemulihan pasca-banjir," ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

Menkeu Sebut Rupiah Rp18.000 Masih dalam Perhitungan Pemerintah

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.